Breaking News:

Dorong Bisnis Kecil Masuk ke Pasar Ekspor, PLN Berikan Pelatihan Strategi UMKM Siap Ekspor

PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)

Editor: Prawira Maulana
ISTIMEWA
PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 

PALEMBANG - PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya untuk bisa menembus pasar ekspor melalui Pelatihan UMKM Siap Ekspor yang dilaksanakan selam 3 (tiga) hari di Nudira Learning Center, Bogor pada 8-11 Juni 2021 lalu.

Pelatihan yang diselenggarakan secara offline ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sebanyak 3 (tiga) mitra binaan yang diikutkan pelatihan intensif tersebut yaitu: Rumah Madu Hutan Jambi, Kopi Westkust Kepahiang dan Usaha Sabun Sakura, merupakan mitra unggulan yang telah dibina oleh Rumah BUMN PLN lebih dari satu tahun. Dengan omzet dan usaha yang terus berkembang, mitra-mitra unggulan tersebut diharapkan dapat segera merangsek ke pasar ekspor di Tahun 2021 ini.

Manajer Komunikasi & TJSL PLN UIW S2JB, Sendy Rudianto mengatakan bahwa Pelatihan UMKM Siap Ekspor ini sebagai wujud komitmen PLN dalam turut mendorong perkembangan ekonomi berbasis kerakyatan melalui UMKM di daerah yang menjadi wilayah kerjanya. PLN sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mengelola ketenagalistrikan bagi seluruh masyarakat Indonesia, juga menunjukkan partisipasi nyata dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah dan nasional.

"Ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendorong ekonomi nasional. Kita semua tahu persis bahwa UMKM menjadi salah satu penopang roda ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan," ungkapnya.

Pelatihan UMKM Siap Ekspor dilaksanakan oleh PLN UIW S2JB bekerjasama dengan Rumah BUMN Kota Jambi dan Rumah BUMN Kabupaten Kepahiang. Bersama Nudira Learning Center yang berlokasi di kawasan Brajamustika Kota Bogor, Pelatihan UMKM Siap Ekspor tersebut mendatangkan pemateri yang merupakan praktisi dan pelaku bisnis ekspor yang sudah bertahun-tahun malang melintang di dunia bisnis ekspor impor.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan pengetahuan yang dapat membantu UMKM dalam menuju pasar global, antara lain: Memahami dan membuat strategi ekspor dan impor; Membuka sudut pandang baru untuk memperluas jangkauan pemasaran; Memahami kriteria standar produk layak ekspor; Mengkalkulasikan biaya ekspor impor; dan Mengidentifikasi resiko ekspor impor serta melakukan mitigasinya.

Sendy menambahkan dengan pelatihan tersebut, PLN berharap akan semakin banyak mitra UMKM yang dibinanya untuk dapat naik kelas menjadi usaha besar dan Go Global. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang ditugaskan kepada Kementrian BUMN dalam menjadikan perusahaan BUMN sebagai pembina UMKM sekaligus mendorong para UMKM untuk Go Modern, Go Digital dan Go Global.

"Semoga dengan pelatihan ini, UMKM mitra binaan kami dapat masuk ke pasar ekspor dan jika hasil evaluasinya bagus, kita akan dorong UMKM lain untuk bisa mengikuti jejak sukses yang sama. Diharapkan semakin banyak UMKM yang naik kelas dan berkembang kedepannya, sehingga ekonomi kita pun bisa segera bangkit kembali." pungkas Sendy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved