Berita Palembang

Lonjakan Covid-19 di Jakarta Mengkhawatirkan, Fraksi Golkar Sumsel Ingatkan Ini

Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumsel Nadya Basjir menyatakan terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta warga Sumsel wajib waspada.

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumsel, Nadya Basjir mengingatkan tentang lonjakan positif Covid di Jakarta. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Penularan virus corona di Indonesia meningkat pasca-libur Lebaran 2021. Hal tersebut terlihat dari jumlah kasus harian, angka kematian dan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit khususnya di Provinsi DKI Jakarta terus bertambah.

Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Nadya Basjir  menyatakan, terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta ,  hal ini membuat masyarakat Sumsel harus lebih waspada.

“Kita tahu sekarang ini kan sedang suasana liburan, anak-anak liburan sudah mudik lebaran sudah pasti arus dari Jakarta atau yang akan berlibur ke Jakarta dan Lampung sangat banyak, jadi kita berharap Pemprov Sumsel dan masyarakat Sumsel cepat mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta,” katanya, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Musda Golkar Ogan Ilir Tanpa Izin Dodi, Begini Respon Golkar Sumsel

Menurut wanita berparas cantik ini, bukan tidak mungkin nantinya hal tersebut akan sampai juga ke Sumsel.

“Jadi, penanganan serius harus ada dari Pemprov Sumsel, seperti saya sampaikan sebelumnya, kadang-kadang masyarakat ini sudah adanya penurunan dari hal kewaspadaan, contohnya masih saja kalian lihat tanpa masker, tempat hiburan masih ada buka sampai malam  ditempat makan dan direstoran dan sebagainya tidak ada jaga jarak lagi, semua bebas,” ucapnya.

Ditambahkan Nadia, sudah tugas pemerintah mengingatkan hal tersebut, dan peran masyarakat untuk bersama- sama memutus rantai penyebaran virus covid-19.

“Kalau kita anggota dewan ini terus mengingatkan pemerintah, kami dari Fraksi Partai Golkar selalu mengingatkan pemerintah agar selalu siap menghadapi lonjakan yang akan terjadi dari DKI Jakarta ini nanti, dan selaku masyarakat yang duduk dilegislatif juga harus memberi contoh untuk menerapkan kebiasaan hidup di New Normal dengan prokes,” ucapnya.

Baca juga: Soal Pilpres dari Partai Demokrat, Mantan Wagub Sumsel yakin AHY Miliki kans

Disisi lain ia tak menampik, dilemanya disatu sisi perlu berpikir ekonomi, tapi disisi lain kita harus menjaga kesehatan masyarakat juga.

“ Jadi menurut saya kalaupun ada batasan bukan jam 19.00 sampai jam 21.00 itu , saya tidak bisa ngomong, kita juga kasihan dengan mereka, yang jelas musti disampaikan untuk menjaga protokol kesehatan, untuk masalah buka mungkin mereka yang buka jam 19.00 sampai 21.00 mungkin dilonggarkan sampai jam 22.00 pada saat sekarang ini,” tandasnya.

Selain itu, untuk pembukaan sekolah menurut anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini, terpenting harus menjaga keselamatan bersama.

“ Aku sebagai orangtua inginnya anak offline pengen kesekolah, karena menurut saya kalau sekolah di rumah itu kasihan lihat anak-anak-anaknya lebih tidak berkembang dirumah, kita juga orang tua ikut stress ngajari anak-anak ini. Tapi kita mikirnya begini, kalau kita di kota ini mungkin kita tidak terlalu banyak terkendala dengan sekolah online, tapi kalau kalian datang ke daerah-daerah seperti Banyuasin itu mereka  banyak mengeluh orang tua, satu memang ada bantuan pemerintah kuota tapi itu tidak cukup, jadi memang kasihan di orangtuanya, apalagi wifi di daerah kita tidak bagus,” pungkasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Selasa (15/6/2021), menunjukkan penambahan 8.161 kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan tersebut menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.927.708 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Data ini dapat diakses publik melalui situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id, dengan pembaruan yang muncul setiap sore.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved