Breaking News:

Berita Lahat

Melihat Kenikan Ukiran Nisan di Kompleks Pemakaman Puyang Tanjung Marga Empat Suku Lahat

Melihat Nisan Ukir Kuno di di komplek pemakaman Puyang Tanjung Marga Empat Suku,  Desa Negeri Agung,  Kecamatan Merapi Barat,  Kabupaten Lahat.  

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/EHDI
Nisan kuno berukir terdapat di pemakaman Puyang Tanjung, di Desa Negeri Agung, Kecamatan Merapapi Barat, Lahat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Nisan kuno berukir kembali di temukan di Kabupaten Lahat. 

Kali ini,  nisan berada di komplek pemakaman Puyang Tanjung Marga Empat Suku,  Desa Negeri Agung,  Kecamatan Merapi Barat,  Kabupaten Lahat.  

Motif ukiran nisan kuno ini berbeda dengan motif ukiran atau pahatan yang ada di Sekayoen Kecamatan Gumay Talang, Kedaton Kecamatan Pagar Gunung dan di desa Muara Cawang, Kecamatan Lahat Selatan.  

Baca juga: Kasus Corona di Lahat Masih Bertambah, Bupati Cik Ujang Minta Semua Kompak

Ketua Panoramic Of Lahat,  Mario Andramartic yang langsung mendatangi benda bersejarah tersebut mengungkapkan nisan berukir yang ia jumpai di pemakaman Puyang Tanjung mengungkapkan perlu kajian untuk mengungkap apa arti motif-motif yang terdapat pada nisan kuno tersebut. 

Selain menarik,  ia meyakini ada makna yang terkandung dalam motif tersebut. 

"Unik karena motifnya beda dengan ukiran kuno yang sebelumnya kita jumpai di beberapa tempat di Kabupaten Lahat, "terangnya,  Minggu (13/6/2021). 

Dilanjutkan Mario,  selain motif, yang membuat penasaran baginya yakni arah hadap nisan kuno berukir ke arah Barat dan Timur. Arah ini tentu berbeda dengan dengan arah hadap makam yang baru yang juga kami kunjungi yaitu dengan arah hadap Selatan dan Utara.

"Sungguh luar biasa jika hal ini bisa kita ungkap.  Tentu ada alasan para leluhur terdahulu meletakkan nisan ke arah barat dan timur, "ujar Mario.  

Ditambahkanya,  tinggi nisan kuno berukir yang ia jumpai bersama warga setempat tersebut setinggi 57 cm, tebal 10 cm dan lebar 29 cm lebih kecil dibandingkan dengan nisan kuno berukir di Muara Cawang.

Untuk lokasi persisnya sendiri yakni berada sekitar 500 meter dari desa.

Baca juga: Cerita Endriyansyah, Warga Lahat Menyulap Gulma Bagi Petani Menjadi Bonsai Mahal

Cukup berjalan kaki menyusuri jalan setapak ke arah Selatan desa atau ke arah sungai Lematang di sebuah dataran yang letaknya lebih tinggi dari daerah sekitarnya dan dipenuhi pohon bambu dan nira dekat sebuah danau kecil yang disebut danau Geramban terdapat komplek pemakaman Puyang Tanjung.

"Dalam empat kelompok makam di komplek pemakaman ini yang paling menarik adalah makam nisan kuno berukir yang berjumlah satu nisan itu sedang nisan lainnya beruapa nisan batu yang sudah dibentuk tetapi tanpa pahatan dan lainnya hanya nisan batu alami polos.

Nisan kuno berukir bermotif sulur dedaunan pada bagian atas dan bulatan di bagian bawah,"sampainya (SRIPOKU/EHDI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved