Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Wako Lubuklinggau Terima Kunjungan Kakanwil DJKN Sumbagsel Babel

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menerima kunjungan kerja (kunker) Kakanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Surya Hadi

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Diskominfo Kota Lubuklinggau
Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menerima kunjungan kerja (kunker) Kakanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Surya Hadi didampingi Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (Kakan PKNL) Lahat, M. Umar di Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Kelurahan Kayu Arah, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menerima kunjungan kerja (kunker) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kakanwil DJKN) Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Surya Hadi didampingi Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (Kakan PKNL) Lahat, M. Umar di Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Kelurahan Kayu Arah, Jumat (11/6). 

Dalam kesempatan tersebut, Wako mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung dan Kakan PKNL Lahat atas kunjungannya ke Kota Lubuklinggau.

Menurut Wako, terkait masalah aset, sejauh ini banyak aset yang sudah diselamatkan.

“Sejak saya menjadi wali kota, aset yang tidak jelas menjadi jelas keberadaanya, seperti aset PT. Cikencreng serta PT Kereta Api,” ungkapnya. 

Tugas pemerintah lanjut Wako, adalah mencari cara bagaimana aset-aset yang ada itu agar dapat diberdayakan dengan sebaik-baiknya. 

Wako juga mengucapkan terima kasih apabila terjalin MoU mengenai aset, sehingga keberadaan aset-aset tersebut semakin jelas dan bisa dimanfaatkan.

Sementara itu, Surya Hadi mengungkapkan kunjungannya ke Kota Lubuklinggau, selain untuk bersilaturrahmi juga menangani masalah aset milik negara karena masih banyak pencatatan aset negara yang belum tercatat dengan rapi. 

Surya Hadi juga menyampaikan nanti ditingkat Kementerian Keuangan dan Kemendagri akan ada penilaian aset negara di daerah-daerah.

Tugas lainnya melakukan pelelangan aset negara yang sudah wajib dilelang seperti kendaraan dinas dan lain sebagainya.  Sedangkan mengenai kerjasama dengan daerah akan dibuat MoU dalam pengelolaan sekaligus penerbitan aset. 

Kakan PKNL  Lahat,  M. Umar mengatakan sepengetahuan dirinya mengenai aset PT. Kereta Api adalah 12 meter diukur dari rel kereta api.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved