Breaking News:

Petani Padi Di Desa Perjaya Barat OKU Timur Menjerit, Dua Tahun Gagal Panen Diserang Hama Tikus

Sejak dua tahun terakhir para petani padi di Dusun Srimulyo, Desa Perjaya Barat, Kecamatan Martapura

Penulis: Edo Pramadi
Editor: Prawira Maulana

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Sejak dua tahun terakhir para petani padi di Dusun Srimulyo, Desa Perjaya Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur kini harus menelan pil pahit akibat gagal panen.

Dari pantauan tribunsumsel di lokasi, nampak tanaman padi itu hanya berbuah di pinggirnya saja. Sedangkan di bagian tengah sawah, semuanya sudah habis dimakan tikus.

Kesedihan terlihat jelas nampak di wajah Tarmuji, pasalnya sawah miliknya sudah tidak berbuah akibat serangan hama sejak dua tahun terakhir.

Terhitung sudah 4 kali tanam ia gagal panen dan merasakan kerugian yang besar, terlebih lagi biaya produksi yang tinggi.

"kalau diperhitungkan itu banyak sekali kerugianya, mulai dari biaya pupuk mahal sampai biaya penggarapan yang menggunakan traktor," kata dia dengan wajah lesu.

Harusnya, sambung Tarmuji, semua biaya itu bisa ditutupi dengan hasil perolehan panen.

Namun saat ini dirinya bersama para petani lain hanya bisa tertunduk lesu karena satu - satunya sumber penghasilan mereka gagal untuk dipanen.

Untuk mengatasi hama tersebut sebenarnya para petani di Desa itu sudah melakukan berbagai upaya, hanya saja memang tidak membuahkan hasil.

"Sudah kita kasih obat, tapi masih juga padi kita dimakan hama. Punya saya saja 1,5 hektare belum lagi punya petani lain," ujar Tarmuji.

Karena banyaknya padi yang tumbuh tidak berbuah, Tarmuji dan para petani lain kini menebas padinya dan menggantinya dengan menanam sayur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved