Breaking News:

Jawaban Kementerian Agama Jika Arab Saudi Memberi Jatah Kuota Haji ke Indonesia

Jawaban Kementerian Agama Jika Arab Saudi Memberi Jatah Kuota Haji ke Indonesia

Editor: Slamet Teguh
AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Umat muslim menerapkan protokol kesehatan saat melakukan tawaf di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Polemik dilingkungan masyarakat terhadap tidak diberanfkatkannya jemaah haji hingga kini masih jadi berdebatan.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama telah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia tahun 2021.

Keputusan tersebut diambil pada 3 Juni 2021 lalu, sebelum pemerintah Arab Saudi memberikan pengumuman secara resmi.

Lantas bagaimana jika dalam waktu dekat pemerintah Arab Saudi memberikan kuota haji pada Indonesia?

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi Dasir, menyebut keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2021 merupakan keputusan final.

"Ini kan negara, setiap keputusan yang sifatnya final, tentunya dilaksanakan. Tidak ada kata lain hari ini ngomong tidak besok ngomong iya," ungkap Khoirizi dalam program Panggung Demokrasi Tribunnews, Rabu (9/6/2021).

"Kalau kita dikasih kuota dalam waktu dekat ini, saya yakin waktu kita tidak cukup," lanjutnya.

Untuk diketahui, pada haji 2019, Indonesia mengirimkan 230 ribu jemaah haji ke Arab Saudi.

Andaikan Arab Saudi memberikan 5-10 ribu kuota pada tahun ini, Indonesia dipastikan tetap tidak memberangkatkan calon jemaah.

Khoirizi menyebut, persiapan pemberangkatan haji dalam kondisi normal membutuhkan setidaknya waktu lima bulan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved