Breaking News:

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter Tadi Pagi

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter Tadi Pagi

Tribun Jogja/Setya Krisna Sumargo
ilustrasi saja 

TRIBUNSUMSEL.COM - Terpantau Gunung Merapi memuntahkan awan panas. 

Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran, Jumat (11/6/2021) sekira pukul 08.20 WIB.

Informasi yang dirilis BPPTKG melalui akun twitter-nya, disebutkan awan panas meluncur dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya.

Awan panas guguran ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 99 detik.

Selain awan panas guguran, BPPTKG juga mengamati 4 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya dan tenggara pada periode ini.

Guguran terhitung terjadi sebanyak lima kali dengan amplitudo 3-35 mm berdurasi 13-172 detik.

Hembusan berjumlah sekali, amplitudo 8 mm berdurasi 18 detik.

Hybrid/Fase Banyak berjumlah empat kali, amplitudo 3-5 mm, S-P 0.3-0.5 detik berdurasi 5-9 detik.

BPPTKG mengumumkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Area itu meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat juga diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung merapi.

Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved