Breaking News:

Berita Palembang

Bukan Zulhas Ataupun Hatta Rajasa, PAN Siap Usung Kadernya Ini dalam Pilpres 2024

Sekretaris DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menegaskan partainya berkeinginan mengajukan kadernya untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Sekretaris DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menyampaikan PAN telah menyiapkan kader untuk maju dalam pilpres 2024. 

Diakui ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumsel ini, pertimbangan Ketum PAN menyuruh kadernya Sutrisno maju seluas- luasnya.

Baca juga: Jelang Kongres PA GMNI, Selain Puan dan Ganjar, Sumsel Berharap Antasari Azhar Maju

Dimana pertimbangan itu banyak, disamping ketokohoan, partai menyiapkan dan tentu tidak terlepas dari logistik.

"Kemampuan itu mas Tres mempunyai kapasitas itu, ia mantan ketum PAN pernah birokrasi di pemerintahan,  seorang pengusha yang punya cukup logistik untuk maju Pilpres kedepan," ujarnya.

Ditambahkan Joncik, dengan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pilpres dilakukan beriringan pada 2024 mendatang, jelas PAN sangat paham untuk mencapai keberhasilan di Pemilu tersebut harus ada kader yang di majukan dalam Pilpres.

"Kenapa PAN bertekad mengajukan (Capres) kader sendiri, karena ini akan mengangkat suara calon- calon legislatif kita meningkat, dan masyarakat akan mengenalnya khususnya PAN," jelasnya.

Selain itu, dengan arahan ketum PAN, jajaran pengurus didaerah harus segera mensosialisasikan Tresno Bachir kebawah (masyarakat) dari sekarang, agar popularitas dan elektabilitanya tinggi.

"Yang jelas, kalau elektabilitasnya rendah tidak mungkin diusung, dan kita pasti mengajukan kader partai yang memiliki peluang menang, dan orang lain mau berkoalisi, karena PAN tidak bisa mengusung sendiri di Pilpres mengingat acuan hasil Pileg 2019 lalu (harus 20 persen), minimal 3 prpol bergabung bisa simulasinya PAN, Demokrat, dan Nasdem, atau PAN, Demokrat dan PKS atau sebagainya. Tapi, siapa yang diusung memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi serta diterima teman koalisi," ungkapnya.

Baca juga: Hasil 7 Lembaga Survei Elektabilitas Capres, Siapa Menang Jika Prabowo, Anies dan Ganjar Maju?

Dilanjutkan mantan Ketua Komisi II DPRD Sumsel ini, jajaran petinggi PAN selama ini terus melakukan penjejakan komunikasi dengan parpol yang ada untuk berkoalisi pada Pemilu 2024 nanti.

"Kalau komunikasi dengn ketum parpol jalan terus, termasuk statement PDIP  bahwa akan membuka koalisi, kami terbuka komunikasi dengan parpol lainnya. Tapi yang pasti, putusan akhirnya ada di DPP dan butuh waktu lama, karena sekarag baru 2021 dan pelaksanaan 2024. Artinya kita punya waktu dua tahun yang betul- betul lepas dan untuk konsolidasi partai," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved