Breaking News:

Berita Prabumulih

Tarik Seluruh Dana Haji, Jatah Keberangkan Akan Hilang

Yeri meminta seluruh jemaah agar tidak menarik dana haji dan tidak terpengaruh isu-isu hoax terkait dana tidak aman, tidak ada maupun lainnya.

TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) kota Prabumulih, Yeri Taswin menanggapi pembatalan keberangkatan Haji 2021 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Keberangkatan jamaah calon haji dipastikan batal menyusul adanya pengumuman Kementerian Agama, namun Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Prabumulih, Yeri Taswin meminta para jamaah agar tidak menarik biaya pelunasan ibadah haji (BPIH).

Penyebabnya, jika BPIH ditarik maka secara otomatis para jamaah calon haji tidak akan menjadi prioritas berangkat pada tahun 2022 mendatang.

"Jika dana pelunasan mereka tarik maka berangkat 2022 tidak prioritas tapi jika mereka tidak menarik dana pelunasan maka otomatis mereka akan menjadi prioritas di tahun 2022," ungkap Yeri ketika diwawancarai di ruang tunggu ruang Walikota Prabumulih, Kamis (10/6/2021).

Yeri menuturkan, jika jemaah menarik dana pelunasan otomatis JCH harus melunasi lagi dan belum tentu tahun 2022 ada pelunasan, karena untuk porsi jemaah yang akan berangkat haji sudah ada. "Apalagi kalau seluruh dana ditarik maka otomatis jatah akan hilang dan jika daftar lagi maka menunggu sama seperti yang baru," tuturnya.

Disinggung berapa lama mengantri kalau daftar baru, Yeri mengaku jika daftar baru tahun ini maka 15 tahun ke depan baru bisa berangkat haji.

"Kalau daftar sekarang maka baru berangkat haji 15 tahun ke depan, sayang kalau dana seluruhnya ditarik karena lama sekali menunggu," bebernya.

Lebih lanjut Yeri meminta seluruh jemaah agar tidak menarik dana haji dan tidak terpengaruh isu-isu hoax terkait dana tidak aman, tidak ada maupun lainnya.

"Sudah ditegaskan menteri agama kalau dana itu ada dan aman, namun karena pandemi sehingga membuat keberangkatan haji menjadi tertunda," terangnya.

Baca juga: Prihatin Lihat Anak Sekolah Jauh, Desa Pangkul Hibahkan 4 Ha Lahan Untuk Pendidikan

Yeri mengamu terkait penundaan keberangkatan pihaknya mengaku sudah mengumpulkan seluruh KBIH, Kepala KUA dan penyuluh agama supaya mereka menjelaskan kepada masyarakat dan JCH.

"Sejauh ini belum ada keluhan tidak berangkat haji dan sampai hari ini belum ada juga yang menarik dana pelunasan," katanya.

Yeri menambahkan, untuk kota Prabumulih ada sebanyak 262 jamaah calon haji yang semestinya berangkat tahun ini namun terpaksa kembali tertunda karena pandemi corona.

"Semestinya jumlah awal sebanyak 265 kuota namun ada yang meninggal dan mundur, jemaah tertua berusia 80 tahun lebih," tambahnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Edison
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved