Breaking News:

Berita Palembang

Insentif Guru Honerer SMA Sederajat se-Sumsel Hingga Saat Ini Belum Jelas

Nasib 10 ribuan tenaga guru honorer SMA-SMK sederajat di Sumsel yang belum mendapatkan insentif terus diperjuangkan DPRD Sumsel

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli menyampaikan tentang insentif guru honorer SMA/ SMK sederajat se Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Nasib 10 ribuan tenaga guru honorer SMA-SMK sederajat di Sumsel, yang sebelumnya bakal menerima insentif dari Pemprov Sumsel yang dicairkan sebelum lebaran Idul Fitri, nyatanya hingga sekarang belum terealisasi.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli mengungkapkan, dari hasil kunjungan Ke Kementerian Dalam Negeri diterima oleh Slamet Endrato selaku Kasubdit Wilayah 1 Otda Mendagri dan Maya Restu Sari selaku Analis Bina Keuangan Daerah Mendagri, masih belum ada dasar hukum dan masih dikaji.

"Ternyata Pergub insentif Guru Honorer yang ditunggu, masih dalam kajian Bina Keuangan Daerah Mendagri, mengingat dalam pembuatan Peraturan Gubernur (Pergub), harus di fasilitasi Kementerian Dalam Negeri dan total Kabupaten/kota di fasilitasi pemerintah provinsi," kata Saiful, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Sembako Bakal Kena PPN, Ini Kata Pengamat Universitas Muhammadiyah Palembang

Dijelaskan politisi PKS ini, berdasarkan undang - undang nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, pada bagian kedua di pasal 15.

"Bahwa untuk guru yang diangkat oleh Kepala Satuan Pendidikan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dapat diberikan maslahat tambahan dalam hal ini Insentif," ujarnya.

Dimana diungkapkan Saiful, jumlah PTK honorer di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan adalah 14.174 orang, yang terdiri dari 9.940 orang guru honorer dan 4.234 pegawai honorer. 

"Jika dibandingkan dengan jumlah PNS yaitu 8.066 guru PNS dan 672 pegawai PNS di sekolah, maka perbandingannya sangat tidak seimbang," tandasnya.

Berdasarkan dapodik Kemdikbud jumlah sekolah pada jenjang SMA Negeri adalah 327 sekolah, jumlah sekolah pada jenjang SMK Negeri adalah 116 sekolah, dan jumlah sekolah pada jenjang SLB Negeri adalah 14 sekolah. 

Sedangkan untuk jumlah peserta didik pada jenjang SMA Negeri adalah 156.651 orang, untuk jumlah peserta didik pada jenjang SMK Negeri adalah  71.095 orang dan untuk jumlah peserta didik pada jenjang SLB Negeri adalah 1.641 orang. 

Sehingga total sekolah negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 457 sekolah dengan 229.387 orang peserta didik.

Baca juga: Jelang Tutup, Sebagian Barang di Super Market Giant Palembang Mulai Kosong

Sebagian yang mengabdi dan berjuang untuk memajukan peserta didik di sekolah itu adalah PTK Honorer.

"Hasil diskusi dengan Kementerian Dalam Negeri soal rancangan Pergub Insentif PTK Honorer ini, terkendala pada penamaannya karena duplikasi dengan peraturan di Kemdikbud," bebernya.

Dengan begitu, maka dapat diajukan opsi pilihan untuk mengubah namanya dari insentif menjadi maslahat tambahan, sesuai  Undang - Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

"Pada bagian kedua di Pasal 15 bahwa untuk guru yang diangkat oleh Kepala Satuan Pendidikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dapat diberikan maslahat tambahan. Namun menurut hasil diskusi karena beda sumber dana tentu seharusnya tidak menjadi masalah kalaupun namanya tetap insentif," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved