Breaking News:

Berita Empat Lawang

Banyak Babi Hutan Mati, Petani di Empat Lawang: Tak Perlu Diracun atau Diburu Lagi

Masyarakat desa Tanjung Kupang Baru kecamatan Tebing Tinggi, kabupaten Empat Lawang dikejutkan dengan banyaknya temuan babi hutan yang mati.

Wikipedia
Babi hutan. Masyarakat desa Tanjung Kupang Baru kecamatan Tebing Tinggi, kabupaten Empat Lawang dikejutkan dengan banyaknya temuan babi hutan yang mati 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Masyarakat desa Tanjung Kupang Baru kecamatan Tebing Tinggi, kabupaten Empat Lawang, Rabu (09/06/2021) dikejutkan dengan banyaknya temuan babi hutan yang mati.

Dari beberapa sumber informasi yang berhasil dihimpun penyebab banyaknya babi mati tesebut adalah virus African Swune Fever (ASF) atau lebih dikenal dengan sebutan flu babi, dimana pada bangkai babi itu tidak ada sama sekali lalat yang mau menghinggapinya.

"Di desa Tanjung Kupang Baru tepatnya dusun Talang Padang banyak ditemukan bangkai babi katanya sih kena flu babi," Kata Revi, Pedagang yang sering berkeliling di dusun Talang Padang.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian kabupaten Empat Lawang, Dadang melalui Kepala Bidang Perikanan dan peternakan, Qodri mengatakan belum mendapatkan laporan tersebut.

"Kami belum dapat info terkait hal tersebut, nanti kami coba cek ke lapangan," Kata Qodri.

Tidak Menular Ke Ternak dan Manusia

Warga tidak perlu khawatir akan wabah Flu Babi atau Virus African Swine Fever (ASF), karena tidak menular terhadap ternak dan manusia.

Anggota Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel yang ada di Empat Lawang Drh. Budiman jaya mengatakan masyarakat tidak perlu terlalu khawatir akan virus yang menyerang babi hutan tersebut karena tidak akan menular ke ternak lain ataupun manusia.

"Virus ASF (African Swine Fever) Aman dan menular ke manusia atau pun hewan ternak," Kata Budi saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp.

Budi menyarankan jika warga ataupun masyarakat yang menemukan bangkai babi hutan mati segera kubur agar kemudian tidak menimbulkan penyakit lainnya.

Halaman
123
Penulis: Sahri Romadhon
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved