Breaking News:

Berita Empat Lawang

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Empat Lawang Minta Warga Jangan Takut Melapor

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Empat Lawang Kompol Indarmawan meminta warga tidak takut melapor apabila mendengar indikasi pungli

TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI
Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Empat Lawang sekaligus Wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Empat Lawang sekaligus Wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten Empat Lawang untuk tidak takut melaporkan apabila terdapat indikasi pungutan liar.

Kompol Indarmawan berani memastikan dirinya tidak akan segan melakukan tindakan tegas jika ada laporan yang masuk dari masyarakat.

"Akan kita sikat karena saya tidak suka jika terdapat  oknum yang melakukan pungli yang ujung-ujungnya membuat masyarakat resah," Jelas Indarmawan, Rabu (09/06/2021).

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Empat Lawang Dilakukan Sejak April, Dibagi 2 Shift Jam Belajar

Indarmawan juga menceritakan sebelum dirinya menjadi Wakapolres ia sempat menjabat Kasat Reskrim Polres Pagar Alam dan bisa mengungkap berbagai kasus korupsi dan pungli yang diantaranya melibatkan oknum kepala dinas, dimana dirinya tidak berpikir 2 kali untuk melakukan penangkapan.

"Saya tidak  tanggung-tanggung, pernah target operasi saya itu kepala dinas dan bahkan Walikota jika terbukti kita usut dengan tuntas," Tambahnya.

Baca juga: Edarkan Ganja di Empat Lawang, Pasutri Digrebek Polisi, Suami Kabur

Kemudian mantan Kasatreskrim Polres Pagar Alam ini juga menghimbau dan meminta dengan sangat peran aktif masyarakat yang ada di desa untuk ikut berpartisipasi melakukan pengawasan dan bahkan pelaporan.

Salah satunya pada momen lomba pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang dimana pihak penyelenggara lomba mewajibkan kepala desa menempelkan RAB Penggunaan Dana Desa pada posko-posko tersebut.

"Setiap desa wajib menempel RAB (Rencana Anggaran Biaya) kalau tidak ada laporkan, agar masyarakat tau penggunaan dana desa dan transparan, jangan sampai ada dana yang disalahgunakan," Tutupnya.

Penulis: Sahri Romadhon
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved