Breaking News:

Berita Lahat

Hama Tikus Merajalela di Kabupaten Lahat, Ancam Hasil Panen Padi Petani, Ini Langkah Diambil

Tikus merusak tanaman padi, motong tanaman padi, padi bisa mati. Kalau fase vegetatif bisa tumbuh lagi padinya, kalau generatif tidak bisa tumbuh lagi

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/EHDI AMIN
Pengendalian hawa tikus di lahan sawah di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Hama tikus yang menyerang tanaman padi tidak bisa dipandang remeh. Jika dibiarkan akan berdampak pada turunnya hasil panen.

Karena itu cara mengatasi serangan hama tikus menjadi salah satu fokus di Kabupaten Lahat.

Koordinator Pengaman Organisme Penggangu Tanaman Kabupaten Lahat, Juni Widarjanto SP mengatakan, serangan hama menjadi salah satu fokus di Kabupaten Lahat, apalagi tahun lalu menyerang di beberapa daerah di Kabupaten Lahat.

"Tikus merusak tanaman padi, motong tanaman padi, padi bisa mati. Kalau fase vegetatif bisa tumbuh lagi padinya, kalau generatif tidak bisa tumbuh lagi, tentu saja akan menurunkan hasil panen,"ujarnya, Rabu (9/6/2021).

Untuk tindakan prepentif, petani diminta untuk membersihkan sanitasi lingkungan disekitar lahan sawah, mengingat tikus tidak suka dengan tempat yang bersih.

"Tikus itu sukanya ditempat gelap dan semak-semak, jadi harus dibersihkan di sekitar lahan sawah," jelasnya.

Baca juga: KONI Banyuasin Target Peringkat Ke-3 Porprov XIII di OKU Raya Mendatang

Baca juga: Jatanras Polda Sumsel Amankan 14 Tukang Parkir, Diduga Kerap Buat Resah, Pungli Pada Pengendara

Sementara, dalam upaya pengendalian hawa tikus di lahan sawah, Dinas Pertanian Kabupaten Lahat telah melakukan gerakan bersama pengendalian hama tikus. Tujuan untuk mengurangi populasi tikus.

"Kemarin serentak seluruh Kabupaten/kota di Sumsel, kita fokuskan di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang. Kita berharap agar lahan sawah tidak ada hama lagi dan hasil panen bisa maksimal,"Terang Kepala Dinas Pertanian Eti Listina, SP MM.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved