Breaking News:

Berita Palembang

Dikomandoi Herman Deru, Sumsel Melesat ke Peringkat Delapan Besar LKS SMK Nasional

Di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Sumsel langsung melejit masuk 10 besar nasional Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tahun 2020.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Herman Derus saat membuka Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Sumsel, di Gedung Asrama Haji Palembang, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Prestasi Sumsel terus melesat termasuk dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional.

Jika sebelumnya berada di peringkat 26 se Indonesia, di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru Sumsel justru langsung melejit masuk 10 besar nasional LKS Tahun 2020.

Menurut Herman Deru catatan prestasi itu harus menjadi penyemangat agar Sumsel berbuat yang lebih baik. Atas prestasi itu HD juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak tak terkecuali guru, siswa dan orang tua siswa yang telah berkolaborasi dengan apik.

"Targetnya ke depan harus juara pertama. Dan kita dukung sekali acara seperti ini karena dapat memunculkan potensi-potensi yang terpendam. Ini sekaligus bisa menjadi wadah mendeteksi temuan-temuan baru," jelas HD saat membuka Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Sumsel, di Gedung Asrama Haji Palembang, Rabu (9/6/2021).

Sebagai upaya merangsang minat siswa meningkatkan keterampilannya, tahun ini LKS Tingkat Pemprov digelar dengan memperebutkan piala Gubernur.

Lebih jauh HD mengatakan, mendukung penuh agar LKS tingkat provinsi ini digelar setiap tahun sehingga dapat menghasilkan produk dan temuan baru yang bisa dilombakan tingkat nasional maupun internasional.

"Tapi Saya minta lomba ini kategorinya lebih spesifik. Misalnya produk ini untuk siapa misal khusus untuk siswa atau masyakat umum. Termasuk juga katefori produknya dipilah apakah produk mekani atau lainnya," jelas HD.

Yang tak kalah penting kata HD hasil temuan atau prestasi itu mestinya terus dikembangkan. Sehingga produk yang telah dihasilkan tidak sia-sia.

"Kita kan pernah juara 3 mengenai standar pelayanan hotel. Inikan bagus sekali padahal kita bukan termasuk daerah unggulan wisata seperti Bali. Nah yang seperti ini alangkah baiknya itu dibuatkan software dan dimasifkan. Produknya bisa kita massalkan," jelasnya.

Pada kesempatan itu HD juga menghimbau agar Kepala Sekolah, guru dan terutama siswa fokus dengan potensi daerah yakni pertanian dan perkebunan. Hal ini penting agar para siswa dapat menghasilkan karya yang support dengan potensi tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved