Breaking News:

Lagi, Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Satpam UIN RF Kembali Diringkus

Pelaku penyiraman air keras dan penusukan terhadap korban satpam UIN Raden Fatah Palembang Aminudin (49) serta anaknya M Robani (29

Laporan wartawan Tribunsumsel.comc, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelaku penyiraman air keras dan penusukan terhadap korban satpam UIN Raden Fatah Palembang Aminudin (49) serta anaknya M Robani (29) Minggu (25/4/2021) berhasil diringkus Unit Pidum dan Tekab 134 satreskrim Polrestabes Palembang, setelah sebelumnya menangkap 2 pelaku lainnya.

Satu pelaku dalam daftar pencarian orang (DPO) ini berhasil diringkus pada Senin (7/6/2021) sekira pukul 16.00 dipimpin oleh Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing.

Pelaku yang berhasil diringkus yakni, Indra Julizar (40) warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Aman I Kelurahan 5 Ulu Darat Kecamatan SU I Palembang, tak berkutik saat rumahnya di kepung Unit Pidum dan Tekab 134 satreskirm Polrestabes Palembang.

"Saya yang menyiapkan air keras, saat beraksi saya berikan kepada tersangka Kiki, dan saya memegang juga untuk menyiram, dia dan saya yang menyiramkan air keras," kata pria yang bekerja sebagai sopir ini.

Indra mengatakan perbuatannya dilakukan atas perintah DS (DPO) yang memberikan imbalan apabila berhasil melakukan penyiraman air keras terhadap Aminudin.

"Saya dibayar sebesar Rp1,3 juta setelah usai beraksi, uangnya saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari saja. Saya menyesal pak," ungkapnya.

Berita sebelumnya, pada Minggu (25/4/2021) sekira pukul 23.00 persis di depan rumah Aminudin Jalan Padat Karya Lorong Jambi Kecamatan Sukarami Palembang.

Indra bersama 3 pelaku lainnya dibayar untuk melakukan penyiraman dengan menggunakan air keras, kepada korban satpam UIN Raden Fatah Palembang, Aminudin (49) serta anaknya M Robani (29).

Akibat disiram air keras, Aminudin mengalami luka bakar di bagian wajah hingga matanya hampir mengalami kebutaan, dan anak korban yang ingin membantu mengalami luka tusuk senjata tajam.

Halaman
12
Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved