Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Ketua KTNA Musi Rawas Catur Handoko Diperiksa BPKP Sumsel di Kejari Lubuklinggau

Catur Handoko Ketua KTNA Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel kembali diperiksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Selasa (8/6/2021).

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Catur Handoko Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel kembali diperiksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Selasa (8/6/2021).

Catur diperiksa untuk kesekian kalinya sebagai saksi menyangkut anggaran hibah KTNA Mura senilai Rp 1,075 Miliar yang diperuntukan untuk kegiatan Pekan Nasional (PENAS) tahun 2020 di Sumatera Barat (Sumbar).

Namun, diduga kegiatan tersebut batal digelar lantaran adanya Pandemi Covid-19, sementara uang hibah tesebut diduga belum dikembalikan ke kas negara hingga saat ini.

Baca juga: Tak Terima Bandar Sabu 2 Kg di Muratara Diputus Ringan, Kejari Lubuklinggau Lakukan Banding

Sebelumnya Catur telah dua kali diperiksa oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lubuklinggau.

Bahkan pada pemeriksaan sebelumnya, Catur sempat menyita perhatian karena membawa tabung oksigen.

Dalam pemeriksaan kali ini, ia diperiksa langsung oleh tim audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumsel.

Catur menjalani pemeriksaan selama tiga jam lebih, ia diwawancarai langsung oleh tim audit BPKP perwakilan Sumsel dengan didampingi langsung kuasa hukumnya.

Baca juga: Kepala Inspektorat Muratara Sudartoni Ditahan Kejari, Ketua DPRD: Jadikan Pelajaran, Hati-hati

Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melaui Kasipidsus, Yuriza Antoni membenarkan, Catur dihadirkan kali ini di Kejari Lubuklinggau untuk memenuhi permintaan dari BPKP perwakilan Sumsel.

"Sesuai permintaan ke kita (kejaksaan), BPKP datang langsung untuk melakukan audit perhitungan keuangan negara. Ketua KTNA (Catur) diminta hadir langsung dan mereka bertemu langsung," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com.

Yuriza menyampaikan, setelah pemeriksaan ini selesai BPKP Sumsel akan menyimpulkan apakah ada kerugian negara atau tidak.

Bila memang ditemukan ada kerugian negara Kejari Lubuklinggau akan segera menindaklanjutinya.

"Hasilnya bisa diketahui ada kerugian atau tidak hanya pihak BPKP yang tahu. Tapi kita berharap sesegera mungkin diserahkan, supaya penyidikan ini bisa cepat selesai," tegasnya. 

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved