Satu Juta Warga Palestina Ditangkap Pasukan Israel Sejak Perang Timur Tengah 1967

Satu Juta Warga Palestina Ditangkap Pasukan Israel Sejak Perang Timur Tengah 1967

Editor: Slamet Teguh
Bendera Palestina dan Israel 

TRIBUNSUMSEL.COM - Konflik panas yang terjadi antara Israel dan Palestina masih terus berlangsung hingga saat ini.

Hingga saat ini, sekitar satu juta warga Palestina telah ditangkap pasukan Israel terhitung sejak Perang Timur Tengah 1967.

Ini merupakan perhitungan dari LSM lokal pada Sabtu (5/6/2021) lalu.

Commission of Detainees and Ex-Detainees Affairs mengatakan bahwa di antara jumlah itu, ada puluhan ribu anak dan wanita.

"Sekitar 17.000 perempuan dan anak perempuan dan 50.000 anak-anak termasuk di antara mereka yang ditahan," kata Commission of Detainees and Ex-Detainees Affairs dalam sebuah pernyataan.

Dilansir Anadolu Agency, LSM itu mengatakan, lebih dari 54.000 perintah penahanan administratif dicatat sejak 1967. 

Kebijakan penahanan administratif memungkinkan pihak berwenang Israel memperpanjang penahanan seorang tahanan tanpa tuduhan atau pengadilan.

Tentara Israel berkumpul di dekat penghalang dengan Jalur Gaza pada 16 Agustus. (Menahem Kahana/AFP)
"Sebanyak 226 tahanan tewas di dalam penjara Israel sejak 1967," tambahnya.

LSM tersebut mengatakan, semua yang ditahan mengalami "beberapa bentuk penyiksaan fisik atau psikologis, pelecehan moral, dan perlakuan kejam."

Diperkirakan ada 4.500 warga Palestina yang diyakini ditahan di penjara Israel.

Di antaranya adalah 41 wanita dan 140 anak di bawah umur.

Sementara itu, diduga ada 440 tahanan administratif, menurut data yang dikumpulkan organisasi hak-hak tahanan ini.

Selama Perang Timur Tengah 1967, Israel menduduki sejumlah wilayah Palestina.

Di antaranya yaitu Tepi Barat, Yerusalem Timur, Dataran Tinggi Golan Suriah, dan Semenanjung Sinai Mesir.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved