Breaking News:

Quotes

10 Quotes Bijak dan Motivasi dari Presiden ke-2 Republik Indonesia, H M Soeharto

Meski terkenal dengan tangan besinya saat berkuasa, namun presiden yang lengser pada 21 Mei 1998 tersebut memiliki banyak karya.

instagram/tututsoeharto
Presiden Soeharto ramalkan kondisi Indonesia tahun 2020, sudah diingatkan tahun 1995, sudah mulai terbukti? 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- 10 Quotes Bijak dan Motivasi dari Presiden ke-2 Republik Indonesia, H M Soeharto.

H.M Soeharto merupakan presiden ke-2 Republik Indonesia yang memegang rekor sebagai kepala negara dengan jabatan paling lama di tanah air, yakni selama 32 tahun.

Baca juga: Quotes Ir Soekarno Tentang Perjuangan, Cinta dan Kehidupan Untuk Caption Medsos FB, IG dan Twitter

Baca juga: 10 Quotes BJ Habibie yang Selalu Dikenang Untuk Pelajar dan Pasangan, Jadikan Status Media Sosial

Baca juga: Quotes Dukungan Palestina Dari Berbagai Tokoh Dunia, Bisa Dijadikan Status Medsos FB, IG dan Twitter

Meski terkenal dengan tangan besinya saat berkuasa, namun presiden yang lengser pada 21 Mei 1998 tersebut memiliki banyak karya, baik berupa buku, maupun kata-kata bijak.

Kata-kata bijak dari Soeharto bahkan masih relevan hingga saat ini.

Berikut ini 10 Quotes Bijak dari Presiden ke-2 Republik Indonesia, H M Soeharto.

1. Kalau kamu ingin menjadi pribadi yang maju, kamu harus pandai mengenal apa yang terjadi, pandai melihat, pandai mendengar, pandai menganalisis.

2. Rasa syukur yang paling tepat adalah dengan jalan mempertahankan kemurnian cita-cita kemerdekaan dan bekerja keras, membangun bangsa ini sebagai pengisian kemerdekaan.

3. Prajurit yang mencintai rakyat jelata, akan disayangi rakyat dalam negara itu dan membuat kokohnya negara dan menjadi perisai negara.

4. Seseorang harus selalu menjaga kebaikannya, karena kebaikan adalah investasi terbaik dalam hidup.

5. Penguasa yang enak hidupnya hanya karena banyak harta bendanya, kelak matinya tidak akan terhormat. Oleh karena itu jangan kejam dan sewenang-wenang terhadap rakyatnya.

6.Berani melakukan suatu kebaikan lebih baik dari pada sekedar menguasai dalil-dalilnya

7. Sikap pasrah kepada Tuhan bukan berarti tidak mau bekerja, melainkan percaya bahwa Tuhan itu Maha Kuasa. Berhasil tidaknya apa yang kita lakukan merupakan otoritas Tuhan

8. Perubahan keadaan itu kehendak Tuhan. Tiada kesaktian yang menyamai kepastian Tuhan, karena tiada yang dapat menggagalkan kepastian Tuhan.

9. Banyak berkarya, tanpa menuntut balas jasa, untuk menyelamatkan kesejahteraan manusia

10. Perbuatan buruk dan baik itu mengikutimu dan menunjukkan jalan sampai ajal. Oleh karena itu selagi masih hidup, jalankan perbuatan yang baik, agar memperoleh sarana memperoleh tempat di surga.

Penulis: Novaldi Hibaturrahman
Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved