Breaking News:

Berita OKI

TPKAD Ogan Komering Ilir Didorong Pulihkan Ekonomi Daerah Akibat Pandemi

im Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Ogan Komering Ilir diminta segera memulihkan sektor perekonomian, khususnya UMKM dampak dari pandemi Covid

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, HM. Djakfar Shodiq (kiri) ketika menjamu langsung tamu Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho di Ruang Rapat Bende Seguguk OKI, Jum'at (4/6/2021) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Ogan Komering Ilir diminta untuk segera memulihkan sektor perekonomian, khususnya Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) dampak dari pandemi Covid-19.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho mengatakan sebagian besar UMKM di Sumbagsel menghadapi tiga terkendala, yakni pemasaran, pembiayaan, dan kendala produksi, serta bahan baku.

"Kami fokus upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Sebetulnya banyak sekali sumber daya ekonomi dan kelembagaan jika dikoordiasikan bisa membangkitkan ekonomi di Sumbagsel," ujar Untung dalam rakor Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah serta monitoring evaluasi penyaluran Kredit Usaha rakyat (KUR) di Kantor Bupati OKI, Jum'at (4/6/2021) pagi.

Kondisi Sektor Jasa Keuangan di Sumsel menurut Untung masih terjaga dengan baik namun masih terdapat beberapa indikator yang mengalami kontraksi. 

Dengan dibentuknya TPKAD di setiap kabupaten kota dia berharap, dapat mendukung program perekonomian daerah dalam rangka mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional.  

Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq mengatakan pada masa pandemi TPKAD dapat mendorong masyarakat mendapatkan modal dan pembiayaan usaha.

"Kita ingin dorong UMKM menjadi penopang kebangkitan ekonomi di OKI,"kata Shodiq.

Shodiq menambahkan pemerintah Kabupaten OKI saat ini tidak hanya fokus pada pencegahan penyebaran covid-19, tapi juga pemulihan ekomoni masyarakat.

"Perekonomian masyarakat harus tetap berjalan. Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah," kata Shodiq.

Dalam kesempatan itu pula, melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel mendukung program literasi digital yang canangkan presiden Joko widodo beberapa waktu lalu. 

"Kegiatan ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung proses transformasi digital hingga ke desa merupakan sebuah inisiasi sosial perusahaan untuk mendukung program pemerintah” ungkap Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, RM Rozali Anton saat menyerahkan 10 unit laptop.

Bank Sumsel Babel menurut Anton ingin memberi sumbangsih positif kepada masyarakat OKI khususnya menghadapi perkembangan dan kemajuan teknologi. 

"Memang coverage layanan internet di OKI belum merata namun kita juga mendorong masyarakat untuk sadar dan miliki kompetensi digital," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved