ODGJ Penyerang Petani Ditembak Mati

Kronologi Petani Tewas Diserang ODGJ di Empat Lawang

Yasmin, ODGJ yang menyerang tetangganya juga tewas karena kehabisan darah saat dalam perjalanan ke rumah sakit akibat mendapat luka tembak.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Herianto (40), warga Desa Simpang Perigi, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang saat mendapat pertolongan di Puskesmas, Jumat (4/6/2021). Sempat mendapat pertolongan Herianto tewas setelah dibacok berkali-kali ODGJ yang masih bertetangga. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Yasmin warga desa Kunduran, kecamatan Ulu Musi, kabupaten Empat Lawang yang diduga alami gangguan jiwa secara tiba-tiba membacok dan menusuk Herianto yang tidak lain adalah tetanggannya.

Akibat kejadian ini Herianto tewas karena mengalami luka yang cukup parah.

Luka yang diderita terdiri dari luka sabetan di bagian kepala, luka tusuk di bagian dada, luka sabetan di bagian tangan, dan luka dibagian bawah ketiak.

Bahkan tidak hanya itu istri Herianto juga terkena bacokan dari pelaku pada lengan sebelah kanan.

Yasmin, ODGJ yang menyerang tetangganya juga tewas karena kehabisan darah saat dalam perjalanan ke rumah sakit akibat mendapat luka tembak di bagian paha.

"Yasmin ini memang kurang sehat atau mengalami gangguan jiwa, dia bertetangga dengan Herianto", Kata Juanda, kepala desa Kunduran, Jumat (04/06/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: ODGJ di Empat Lawang Serang Petani Hingga Tewas, Pelaku Ditembak Mati Polisi

Sementara itu Kapolsek Ulu Musi, Iptu Hermansya menjelaskan awalnya sekitar pukul 08.00 pagi korban dan istri hendak pergi ke kebun, saat Herianto dan istri manaiki motor secara tiba-tiba Yasmin langsung mendatangi keduanya dan menghujani korban tusukan dan bacokan dengan menggunakan senjata tajam.

"Melihat suaminya ditusuk dan dibacok istri tidak tinggal diam dan melakukan perlawanan dengan menggunakan kayu bakar. Tetapi istri juga terkena bacokan dari pelaku", Ungkap Iptu Hermansya.

Melihat korban berlumuran darah istri korban langsung meminta pertolongan warga sekitar, korbanpun langsung dibawa ke Puskesmas Muara Langkap, Kepahiang, Bengkulu akan tetapi sayang nyawa korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia.

Baca juga: Dibotaki Dipaksa Minum Air Kencing, IRT di Banyuasin Laporkan Suami Siri ke Polisi, Trauma Psikis

Ikuti Kami di Google Klik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved