Breaking News:

Wisata Lubuklinggau: Lokomotif Pertama di Sumsel Menolak Punah, Dicat Ulang Seperti Aslinya

Tribunsumsel.com / Eko Hepronis Para pekerja sedang mereparasi lokomotif yang disimpan jadi benda bersejarah di Museum Sub Komando Sumatera Selatan (S

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Lokomotif Uap pertama yang menarik gerbong kereta api dari Palembang masuk ke Lubuklinggau pada tahun 1933 silam kini kembali direparasi. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Lokomotif Uap pertama yang menarik gerbong kereta api dari Palembang masuk ke Lubuklinggau pada tahun 1933 silam kini kembali direparasi.

Lokomotif tua di Museum Sub Komando Sumatera Selatan (Subkoss) Garuda ini direparasi karena warnanya hitam legam dengan lis kuning di bagian depannya di cat ulang karena perlahan mulai pudar

Tampak dua orang pekerja mengamplas ulang satu demi satu bagian-bagian dari lokomotif pertama di Sumsel ini sebelum dilakukan pengecatan ulang.

Lokomotif ini tertulis kode C3082 di bagian moncongnya, ada dua lengkungan menyerupai telinga kelinci berwarna merah dilingkari lis putih.

Lokomotif tua yang menggunakan tenaga mesin uap ini, diletakkan dalam pagar besi beratap seng, di sisi kiri museum dekat pintu masuk.

Penggiat Sejarah Musi Rawas Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara,
Suwandi Syam (74) mengaku sangat senang kereta tersebut direparasi, mengingat sebagian cat kereta itu sudah mulai memudar karena termakan zaman.

"Rencananya warna catnya akan kita kembalikan lagi seperti cat warna aslinya warna hitam," kata Suwandi pada Tribunsumsel.com, Kamis (3/6/2021).

Sebagian besar warga Kota Lubuklinggau pernah melihat lokomotif ini dan kerap dijadikan sebagai latar belakang untuk berfoto atau berselfie ria, baik oleh warga Lubuklinggau maupun dari daerah lain yang berkunjung ke museum ini.

"Harapannya dengan di cat sama persis seperti aslinya masyarakat khususnya generasi muda bisa melihat dan tahu perjuangan kereta uap itu," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved