Breaking News:

Berita Prabumulih

Pengobatan Sang Anak Dibantu JKN-KIS, Kini Rahman Tersenyum Lega

Rahman Hidayat (38) Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pengobatan sang anak seluruhnya ditanggung.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
BPJS Kesehatan
Rahman Hidayat (38) menunjukkan kartu Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia sangat bersyukur ketika pengobatan sang anak ditanggung seluruhnya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Rahman Hidayat (38) sangat bersyukur ketika pengobatan sang anak ditanggung seluruhnya oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Selama terdaftar sebagai peserta, saya dan keluarga jarang sekali memanfaatkan program ini untuk pelayanan rawat inap di rumah sakit. Kami lebih sering berobat di Puskesmas yang menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) keluarga,” ungkap Rahman mengawali cerita saat ditemui tim Jamkesnews, Senin (03/05).

Rahman menceritakan pengalaman anaknya menjalani operasi usus buntu menggunakan Program JKN-KIS. Anaknya mengeluh merasa nyeri di bagian perut sebelah kanan.

Hingga beberapa hari setelahnya rasa sakit itu semakin sering datang dan rasa nyerinya semakin kuat serta anak saya juga muntah-muntah.

"Akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan anak saya ke dokter yang ada di Puskesmas. Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter, anak saya pun dirujuk ke RSUD Kota Prabumulih agar mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan,” ungkap Rahman.

Menurut Rahman, tidak ada orang tua yang mau melihat sang anak sakit. Oleh karena itu apapun akan dilakukan untuk mengembalikan kesehatan sang anak.

Program JKN-KIS sangat dirasakan manfaatnya oleh Rahman dalam pengobatan sang anak.

“Ternyata usus anak saya sudah pecah, sehingga harus menjalani operasi besar. Dari sini saya sangat bertumpu dengan Program JKN-KIS karena sudah pasti saya kepikiran soal biayanya. Kalau tidak ada Program JKN-KIS mungkin saya sudah menjual rumah saya,” kata Rahman.

Rahman sangat bersyukur semua operasi anaknya ditanggung oleh Program JKN-KIS.

“Saya sangat lega sekaligus bangga menjadi peserta JKN-KIS. Tidak ada kendala yang berarti bagi saya dan keluarga selama anak saya menjalani pengobatan. Kami dilayani dengan baik tanpa ada diskriminasi antara pasien yang satu dengan pasien lainnya. Kini kerisauan hati saya terjawab sudah, semua biaya pengobatan telah ditanggung oleh Program JKN-KIS,” imbuh Rahman.

Di akhir wawancara, Rahman menyampaikan harapan serta terima kasih kepada seluruh peserta JKN-KIS yang telah rutin membayar untuk membantu dirinya dan jutaan peserta lainnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Saya berharap program ini terus memberikan manfaat kepada seluruh peserta. Saya juga berharap agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menjadi peserta JKN-KIS, sehingga terlindungi biaya kesehatannya,” ucap Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved