Breaking News:

Berita Lahat

Enam Titik Hiburan Organ Tunggal di Lahat Dibubarkan Tadi Malam, Pemilik Didata

Sebanyak Enam Titik Hiburan Organ Tunggal (OT) yang ada di kabupaten Lahat dibubarkan Sat POL PP Pemkab Lahat pada Sabtu (29/5/2021) malam.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/EHDI
Anggota Sat POL PP Pemkab Lahat saat menggelar razia OT di wilayah Kota Lahat, Sabtu (29/5/2021) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Langkah tegas diambil Satuan Polisi Pamong Praja (Satp POL PP)  Pemkab Lahat, Sabtu (29/5/2021) malam.

Mereka menghentikan paksa acara orgen tunggal (OT) yang digelar warga Lahat karena melanggar perda dan Prokes.

Tak hanya disitu,  20 personel yang turun dalam razia juga mendarangi cafe dan resto untuk kembali mengingatkan pengelola dan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes).  

Baca juga: Jadi Korban Rudapaksa Teman, Remaja di Lahat Berjalan Kaki ke Polsek, Akhirnya Pingsan

Kepala Dinas Satuan SAT POL PP Pemkab Lahat,  Fauzan Khoiri Denin, AP MM menegaskan penghentian acara OT malam hari yang pihaknya lakukan sejalan dengan penegakan Perda Kabupaten Lahat Nomor 1 Tahun 2020 dan Perbup  Nomor 25 Tahun 2020, tentang pelaksanaan hiburan pada malam hari. 

"Ya semalam kita kembali razia dan kita dapati di enam yakni di kelurahan Bandar Jaya dua titik,  kelurahan Saribunga mas satu titik,  Pagar Agung satu titik dan kelurahan Talang Jawa dua titik.  Kita berhentikan karena melanggar Perda terkait pelarangan menggelar musik OT pada malam hari, "tegas Fauzan,  Minggu (30/5/2021). 

Dilanjutkan Fauzan, terhadap warga yang melaksanakan hiburan OT diberikan pembinaan sekaligus peringatan.

Baca juga: HP Dirampas, Wanita Muda di Lahat Kejar Jambret, Tak Sia-sia, Motor Pelaku Terbalik Dihakimi Massa

Sementara,  untuk pemilik OT selain dihentikan juga diberikan peringatan untuk tidak mengulangi lagi. 

Pemilik OT dan nama OT sendiri sudah didata.  

"Semalam juga kita mendatangi cafe dan resto.  Disini kita kembali mengingatkan agar pemilik usaha mampu menegakkan prokes.  Dan bilamana dilanggar pengunjung akan dibubarkan dan bisa pencabutan izin usaha,"tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved