Breaking News:

Pj Bupati Muara Enim Cek Kondisi Rumah Isolasi Covid-19 di Islamic Center

Untuk itu lanjutnya, akan disiapkan rumah isolasi baik yang bekerja sama dengan PTBA maupun infrastruktur yang ada di Muaraenim.

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Pastikan rumah isolasi Covid 19 yang berlokasi di kawasan Islamic Center siap, Pj.Bupati Muaraenim,Dr H Nasrun Umar SH MM cek lokasi,Minggu,(23/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM - Pastikan rumah isolasi Covid 19 yang berlokasi di kawasan Islamic Center siap, Pj.Bupati Muaraenim,Dr H Nasrun Umar SH MM cek lokasi, Minggu (23/5/2021).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama para pimpinan Forkopimda Kabupaten Muaraenim.

Seperti yang dikatakan Pj. Bupati Muaraenim,H Nasrun Umar atau yang kerap disapa HNU ini bahwa kedatangannya ke lokasi rumah Isolasi tersebut untuk memastikan kesiapan rumah isolasi tersebut untuk dijadikan tempat isolasi bagi pasien OTG (Orang Tanpa Gejala.

" Saat ini dua kecamatan di Kabupaten Muaraenim yakni Lawang Kidul dan Muaraenim saat ini masih dalam kondisi zona merah, jadi untuk menurunkan vatality dan meningkatkan angka kesembuhan kita harus menyiapkan infrastruktur untuk kesembuhan pasien covid 19,"katanya.

Untuk itu lanjutnya, akan disiapkan rumah isolasi baik yang bekerja sama dengan PTBA maupun infrastruktur yang ada di Muaraenim.

"Saya melihat untuk di Muaraenim belum disiapkan, walaupun dulu pernah disiapkan, untuk itulah kita cek dan mulai hari ini sudah disiapkan kembali, dan mulai hari ini sudah bisa di gunakan kembali jika sewaktu-waktu ditemukan kasus-kasus terkonfirmasi positiv dari kecamatan-kecamatan yang lain, tapi syaratnya yang di isolasi disini hanya orang-orang yang OTG,"jelasnya.

Ia juga mengatakan terkait kasus covid 19 di kabupaten Muaraenim, pihaknya berharap agar angka kasus covid 19 bisa segera turun .

" Saya sudah rapat dengan forkompimda untuk selalu melaporkan terkait kondisi terkini.Targetnya dua bulan dua kecamatan ini bisa turun dari zona merah ke zona orange,kuning dan ke zona hijau, namun semua itu akan bisa terwujud tanpa dukungan dari masyarakat yang diharapkan dapat senantiasa menerapkan prokes dimanapun berada," katanya.

Dihadapan para dokter dan perawat dirinya menghimbau agar para petugas nakes untuk siap sedia 24 jam melayani masyarakat.

" Apalagi untuk penanganan pasien Covid-19 harus ekstra, mulai dari ketersediaan tempat dan fasilitas yang memadai bagi penunjang tenaga kesehatan yang akan bertugas,"katanya.

Dirinya juga mengapresiasi para petugas kesehatan yang dengan kerelahan hati untuk bertugas digaris depan dalam menghadapi pandemi yabg berkelanjutan ini.

" Kami berharap agar pengorbanan dan upaya tenaga medis hendaklah didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang ada, dimulai dari diri kita sendiri dilanjutkan kepada keluarga, dan orang terdekat, serta masyarakat agar bersama-sama ikut aturan pemerintah dalam upaya menjalankan protokol kesehatan,"pungkasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved