Breaking News:

Momen Pilot Israel Batal Bombardir Gaza Palestina dari Udara karena Melihat Kerumunan Anak-anak

Serangan udara yang digencarkan Israel menyerang Palestina dibatalkan setelah melihat kerumunan anak-anak. Seorang pilot Israel disebut membatalkan

Editor: Siemen Martin
AFP PHOTO / MOHAMMED ABED
Perempuan Palestina bersama warga melempar batu ke arah tentara Israel dalam bentrokan yang terjadi di Jalur Gaza, 9 Oktober 2015. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Serangan udara yang digencarkan Israel menyerang Palestina dibatalkan setelah melihat kerumunan anak-anak.

Seorang pilot Israel disebut membatalkan serangan udara di Gaza, setelah melihat ada anak-anak.

Puluhan bombardir udara diluncurkan oleh "Negeri Zionis" sejak konfliknya melawan Hamas pecah pada 10 Mei.

Dalam rekaman yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel (IDF), seorang pilot tengah mencari keberadaan milisi Hamas. 

"Periksa jika ada anak-anak di sana. Saya seperti melihat mereka," ujar pusat komando seperti diberitakan The Sun Senin (17/5/2021).

Si pilot menjawab, pergerakan mereka terlalu cepat sehngga tidak bisa disimpulkan jika mereka anak-anak.

Operator dari pusat komando mengatakan, mereka harus membatalkan serangan udara jika terdapat anak kecil.

Pilot kemudian menerangkan setelah melakukan pengamatan ulang, dia mengonfirmasi keberadaan anak-anak.

"Kami menduga ada anak-anak. Kami tidak bisa melanjutkannya jika mereka masih berada di sana," jelas operator.

Saat video itu dirilis, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan 197 orang tewas dalam konflik, 58 di antaranya adalah anak. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved