Breaking News:

Larangan Mudik

17.383 Kendaraan Diperiksa Selama Larangan Mudik, 9.531 Diminta Putar Balik

Selama Operasi Ketupat Musi 2021, sebanyak 17.383 kendaraan diperiksa. Dari jumlah itu, sebanyak 9.531 kendaran kami minta putar balik.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDIANSYAH
Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol CF Hotman Sirait 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Selama Operasi Ketupat Musi 2021 untuk melakukan penyekatan larangan mudik, sudah banyak kendaraan baik roda dua, roda empat bahkan angkutan barang yang diminta putar balik.

Operasi Ketupat Musi 2021 yang dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei ini, seluruh pos sekat antar kabupaten kota serta perbatasan wilayah Sumsel tidak memberi toleransi terhadap masyarakat yang akan melakukan mudik. 

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol CF Hotman Sirait menjelaskan, setidaknya ada 55 pos sekat yang tersebar di wilayah Sumsel baik itu antar kabupaten kota maupun perbatasan provinsi. 

"Selama Operasi Ketupat Musi 2021, sebanyak 17.383 kendaraan diperiksa. Dari jumlah itu, sebanyak 9.531 kendaran kami minta putar balik. Hal ini dilakukan, karena akan melakukan mudik dan juga tidak dilengkapi surat tes antigen," ujar Hotman, Selasa (18/5/2021).

Dari sekian banyak kendaraan yang diperiksa, memang kendaraan roda empat atau mobil pribadi yang paling banyak diperiksa. Untuk kendaran roda dua atau motor, yang diperiksa sebanyak 554 unit, roda empat sebanyak 8.840 unit.

Adapula kendaraan penumpang yang diperiksa sebanyak 160 unit, dan kendaraan angkutan barang sebanyak tiga unit. Bagi sopir angkutan barang atau kendaraan pribadi yang melaksanakan tugas dilakukan tes antigen. 

Ini dilakukan, karena saat di cek surat tes antigen sudah habis dalam hari itu. Sehingga, diminta untuk melakukan tes antigen di pos sekat. Barulah, sopir atau kendaraan yang di tes antigen menunjukan tanda negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

"Selain memutar balik kendaraan, ada 89 unit travel gelap yang kami tindak. Tindakan mulai dari tilang hingga pengandangan kendaraan. 
Untuk rapid antigen, kamu dilaksanaknlan 555 stik. Sedangkan, untuk pembagian masker 12.013 masker. Karena, sopir-sopir truk khususnya sering kali lalai menggunakan masker," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved