Breaking News:

Pemprov DKI Larang Warganya Silaturahmi Saat Lebaran Hingga Tingkat Kecamatan, Sudah Siapkan Sanksi

Pemprov DKI Larang Warganya Silaturahmi Saat Lebaran Hingga Tingkat Kecamatan, Sudah Siapkan Sanksi

Tangkap layar youtube Najwa Shihab
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat berdialog dengan Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa, Rabu (18/11/2020) malam. Berikut ulasan lengkap soal Riza Patria yang turut menghadiri kerumunan acara Rizieq Shihab, ia mengaku kaget saat melihat jumlah massa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Hal berbeda dipastikan bakal dirasakan oleh umat muslim di Indonesia saat merayakan hari raya Idul Fitri tahun ini.

Hal itupun termasuk di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengungkapkan, pemerintah tetap melarang warganya untuk bersilaturahmi dengan kerabat saat lebaran Idul Fitri 1442 H yang jatuh pada Kamis (13/5/2021).

Larangan ini bukan hanya skala Jabodetabek, tapi tingkat kecamatan yang ada di Jakarta.

“Tetap silaturahim secara video call (panggilan video) atau aplikasi Zoom dan tidak diperkenankan terjadi pergeseran orang dalam satu titik ke titik yang lain. Silakan silaturahim di rumah masing-masing, jadi tidak perlu datang ke kampung lain kecamatan lain apalagi ke kabupaten/kota lain terlebih provinsi lain. Tidak diperkenankan,” ujar Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (11/5/2021).

Ariza mengatakan, pengawasan mudik lokal di wilayah aglomerasi akan dilakukan oleh unsur TNI dan Polri. Hal itu berdasarkan rapat bersama antar Forkopimda yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI pada Senin (10/5/2021).

Baca juga: Kisah Para Pemudik, Ada yang Pilih Dipenjara Ketimbang Harus Putar Balik Saat Dilarang Mudik

Baca juga: Gibran Rakabuming Ngaku Tak Tahu Jumlah Gajinya Sebagai Walikota, Namun Seluruhnya Dibelikan Beras

Baca juga: Perempuan Indonesia Maju Sumsel Prakarsai Kegiatan Gerakan Cepat, Tekan Penyebaran Covid 19

Bahkan saat itu, kepala daerah tingkat kota/kabupaten dan provinsi di wilayah Jabodetabekjur menghadiri rapat itu. Tujuannya untuk menyelaraskan kebijakan tentang protokol kesehatan selama momen lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Sudah ada mekanismenya dan sudah diatur bersama Polda dan Kodam Jaya. Jadi kami minta kesadaran masyarakat dengan menjadikan prokes ini sebagai sebuah kebutuhan dalam rangka memastikan kesehatan dan keselamatan kita semua,” imbuhnya.

“Kami menghadirkan regulasi dan aparat (untuk) sanksi dan sebagainya, tapi yang lebih penting adalah kesadaran kita. Masak semuanya harus diawasi kayak anak-anak TK saja,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Ariza meminta masyarakat untuk lebih dewasa dalam menyikapi pandemi Covid-19. Terlebih sudah banyak warga Ibu Kota yang meninggal dunia akibat terpapar virus tersebut.

“Semua kebijakan yang diambil dan yang diputuskan oleh pempus dan daerah itu, untuk kepentingan kita semua. Tujuannya untuk memastikan kesehatan dan keselamatan kita terjaga, jadi mohon dipahami tidak bisa semua gang harus ada aparat,” imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul DKI Larang Warganya Silaturahmi Saat Lebaran, Termasuk Skala Kecamatan

Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved