Sang Istri Tahu Kabar Meninggal Sapri Pantun dari Medsos, Ini Alasan Keluarga Tutupi Kematian

Sang Istri Tahu Kabar Meninggal Sapri Pantun dari Medsos, Ini Alasan Keluarga Tutupi Kematian

Editor: Siemen Martin
instagram sapri pantun
Sapri Pantun 

TRIBUNSUMSEL.COM - Keluarga bang Sapri enggan memberi tahu Irma perihal kematian pria yang memiliki jargon Masak Aer itu.

Irma Suryatin, istri pelawak Sapri Pantun tak terlihat di rumah duka, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021). 

Adik dari pelawak Sapri Pantun mengatakan keluarga terutama dirinya tak mau memberikan kabar soal kondisi terburuk Sapri Pantun.

Nyatanya istri pelawak Sapri Pantun ini pun mendapatkan informasi terbaru berdasarkan pemberitaan yang telah beredar di media sosial ataupun televisi.

"Iya apapun kondisi terburuk jangan bilang sama istrinya. kecuali yang baik-baik nya aja ini untuk kebaikan," ucap Dolly saat ditemui di RS Sari Asih, Ciledug, Tangerang, Banten, Senin (10/5/2021).

"Kalau itu (operasi) dia tau dari tv dan dia kabari saya 'yaAllah bang Dolly kenapa ga bilang?' ya akhirnya dia tau," sambungnya.

Irma Suryatin pasalnya ingin sekali menjenguk sebelum Sapri menghembuskan nafas terakhirnya, namun ditolak karena ia tengah hamil 9 bulan.

"Sempat pengen jenguk tapi saya larang karena sebentar lagi tanggal 18 mau lahiran. takutnya kenapa-kenapa," ucapnya

Hingga Sapri menghembuskan nafas terkahirnya akibat penyakit yang ia derita yaitu gula darah, Dolly pun enggan memberitahu perilah keadaan saat ini.

Kembali lagi, Dolly menegaskan hal ini merupakan kebaikan karena Irma ingin melahirkan pada tanggal 18 Mei mendatang.

"Dia nangis tadi. Pas kejadian meninggal saya nggak ngabarin dia. Teman-teman dekat, keluarga saya kabarin, istrinya nggak," ucap Dolly saat di wawancarai di rumah duka.

"Karena lagi mengandung takutnya terjadi apa-apa makanya saya nggak kabarin. Setelah itu baru keluarga berembuk ya sudah kita kabarin pelan-pelan," sambungnya.

Sebagai informasi Sapri Pantun baru saja meninggal dunia pada Senin (10/5/2021) pukul 18.30 WIB akibat penyakit yang dideritanya yaktu gula darah.

Almarhum telah menjalani operasi penyumbatam pembuluh darah di kedua kakinya. Namun, kondisinya pun menurun hingga dibantu menggunakan alat pernafasan ventilator.

Saat ini jenazah telah di bawa ke rumah duka, Cipulir, Jakarta Selatan, dan rencananya akan di makamkan di TPU Ulujami pada Selasa (11/5/2021) pagi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved