Breaking News:

Larangan Mudik

Cerita Sopir Travel Lubuklinggau-Palembang, Lolos Penyekatan Karena Melintas Siang Hari

Larangan mudik Lebaran, tidak menyurutkan niat para supir travel di Kota Lubuklinggau Sumsel mengais rezeki dengan meloloskan diri dari pos penyekatan

TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Polisi saat memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Penyekatan Perbatasan Lubuklinggau Sumsel dengan Provinsi Bengkulu. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 oleh pemerintah tidak menyurutkan niat para supir travel di Kota Lubuklinggau Sumsel mengais rezeki.

Meski dilakukan penyekatan antar kabupaten mereka tetap nekat mengangkut para pemudik untuk pulang ke kampung halamannya.

To, salah seorang sopir travel di Kota Lubuklinggau jurusan Palembang mengaku sejak penyekatan dimulai empat hari lalu ia sudah mengangkut penumpang ke Palembang.

Namun, saat itu ia harus putar arah kembali ke Lubuklinggau bersama lima penumpangnya karena terjaring Polisi di pos penyekatan wilayah Lais Musi Banyu Asin (Muba).

"Saat lewat lais pukul dini hari karena baru diberlakukan ketahuan membawa penumpang, langsung disuruh putar balik lagi ke Lubuklinggau," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Hari Ke-3 Larangan Mudik, Kendaraan Melintas Di Perbatasan Lubuklinggau-Bengkulu Terpantau Lengang

To yang telah berjanji kepada empat penumpangnya akan mengantar sampai tujuan mencoba untuk kedua kalinya, namun saat itu ia berangkat pukul 09.00 WIB pagi dan ternyata berhasil lolos pos penyekatan.

"Karena tidak mungkin petugas itu sanggup berdiri-diri panas-panasan, akhirnya ketika lewat siang hari tidak ada penjagaan, bahkan petugas saat siang hanya duduk dalam pos tidak melakukan pemeriksaan dijalan,"ujarnya.

To mengaku sejak larangan mudik diberlakukan ia sudah dua kali berhasil membawa penumpang ke Palembang, tapi untuk kedua kalinya ia sempat di cegat saat hendak masuk Palembang dan kembali lolos.

"Sekarang tidak terlalu ketat lagi, kemarin di cegat di perbatasan Palembang, saya bilang dari dusun hendak belanja ke Palembang, akhirnya dipersilahkan lanjut," bebernya.

Baca juga: Pemkot Lubuklinggau Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved