Breaking News:

Berita OKU Selatan

Kekecewaan Penggiat Wisata Danau Ranau OKU Selatan, Habiskan Puluhan Juta Malah Ditutup

Yasser Arafat owner wisata Taman Bunga Bukit Mutiara Garden Danau Ranau, tak bisa menutupi kekecewaan informasi dengar penutupan wisata Danau Ranau.

SRIPOKU/ALAN
Taman Bunga Bukit Mutiara Garden Danau Ranau OKU Selatan. Yasser Arafat owner wisata Taman Bunga Bukit Mutiara Garden Danau Ranau, tak bisa menutupi kekecewaan informasi dengar penutupan wisata Danau Ranau. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA-Penggiat wisata Yasser Arafat selaku owner wisata Taman Bunga Bukit Mutiara Garden Danau Ranau, hanya bisa mengerutkan dahi pasca mendapati informasi penutupan wisata Danau Ranau.

"Padahal sudah sejak 3 bulan lalu melakukan persiapan. Saat kita sudah siap malah ditutup,"ujarnya kepala Sripoku.com, Jumat (7/5).

Selain itu Yasser meruncikan pendanaan yang dikeluarkan agar tak mengecewakan pengunjung tidak sedikit. \

Mulai dari penataan, perawatan hingga pembersihan ditaman Wisata.

"Kita sudah membentuk taman telah sedemikan rupa dan biaya yang dikeluarkan puluhan juta,"tambah dia.

Meskipun bersifat sementara yakni berlaku mulai tanggal 10 Mei - 17 Mei, sangat mempengaruhi pendapatan yang dihasilkan oleh pengelola wisata khususnya area Danau Ranau.

Diketahui, Pemda OKU Selatan resmi mengeluarkan surat edaran (SE) penutupan sementara kunjungan wisata diobjek wisata di OKU Selatan khususnya Destinasi wisata Danau Ranau saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021.

Baca juga: Mantan Ketua DPD Partai Amanat Nasional OKU Selatan Bergabung ke Partai Ummat

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Jumat (7/5),  Nomor : 3661/116/PARBUD/2021 menyebut penutupan sementara diberlakukan tanggal 10 Mei hingga 17 Mei 2021, dalam rangka upaya pencegahan virus corona di Kawasan Wisata wilayah Kabupaten OKU Selatan.

“Kita sudah melakukan rapat bersama Sekda dan diputuskan untuk lokasi wisata yang ada di OKU Selatan pemerintah memutuskan untuk kembali menutup destinasi wisata yang ada di OKU Selatan,"ujar Kadis Pariwisata Darmawan, Kamis (6/5).

Pemda melakukan penutupan destinasi wisata untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dengan berbagai pertimbangan terlebih OKU Selatan saat ini berada di zona orange atau resiko penularan sedang serta berdekatan dengan wilayah Kabupaten/Kota zona merah (OKU Timur).

“Kami mengajak agar kiranya masyarakat bisa memahami dan  memaklumi keadaan yang saat ini sudah diputuskan pemerintah,” pungkas Darmawan.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved