Breaking News:

Viral Kasus Sate Sianida, Ingat Jessica Wongso Pelaku Kopi Sianida? Begini kabarnya, Berubah Drastis

Dia divonis kurungan penjara selama 20 tahun dan saat ini masih mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Lima tahun berlalu, ternyata kondisi J

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Terdakwa Jessica Kumala Wongso mendengar kesaksian saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016). Jessica diduga menaruh zat sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Januari lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus sate sianida yang menewaskan bocah 10 tahun menghebohkan tanah air.

Namun jauh sebelumnya pernah ada kasus serupa yang juga melibatkan barang bukti sianida.

Pada awal 2016 yang lalu, kasus kopi sianida merenggut nyawa Mirna Salihin.

Wayan Mirna Salihin tewas usai menyeruput kopi yang berisi racun sianida pada 6 Januari 2016.

Kopi yang diminum Mirna Salihin adalah es kopi Vietnam yang dibelikan oleh sahabatnya sendiri, Jessica Wongso.

Baca juga: Fakta Bibir Andin Bengkak di Adegan Ikatan Cinta Tadi Malam, Amanda Manopo Bereaksi Ungkap Alasannya

Setelah meminum kopi, Mirna langsung mengalami kejang-kejang, mulutnya mengeluarkan buih, lalu jatuh pingsan.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkapkan bahwa ada sekitar 3,75 miligram sianida dalam tubuh Mirna.

Jessica Kumala Wongso kemudian dinyatakan sebagai tersangka pada akhir Januari 2016, sebelum ia divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 27 Oktober 2016.

Dia divonis kurungan penjara selama 20 tahun dan saat ini masih mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Lima tahun berlalu, ternyata kondisi Jessica Wogso di penjara berubah drastis.

Kondisi Terbaru Jessica Wongso di Penjara

Jessica Wongso justru hadir dengan kabar berbeda.

Setelah divonis 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso lebih sering berdiam diri di dalam kamar selnya.

Terdakwa Jessica Kumala Wongso mendengar kesaksian saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016). Jessica diduga menaruh zat sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Januari lalu.
Terdakwa Jessica Kumala Wongso mendengar kesaksian saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016). Jessica diduga menaruh zat sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Januari lalu. (Kompas.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Dilansir dari TribunPekanbaru.com, Jessica Kumala Wongso tampak menjadi pendiam setelah kasus pembunuhan yang menyeret namanya itu.

"Jessica belakangan ini setelah sidang putusannya jadi lebih banyak di kamar aja," kata Ika Yusanti, Kepala Rutan Pondok Bambu saat itu, saat dihubungi, Sabtu (19/11/2016).

Petugas lapas pun tidak tahu pasti apa yang menyebabkan Jessica Kumala Wongso berubah.

"Mungkin merenung atau berdoanya sekarang di kamar. Jess (Jessica Kumala Wongso)

Keluar kamar kalau dibesuk sama orangtuanya aja," kata dia.

Sejak awal masuk ke Rutan Pondok Bambu pada 27 Mei 2016, Jessica Kumala Wongso, terbilang rajin bersembahyang di vihara setiap pagi dan sore.

Bahkan, ia mengajak ibunda dan pamannya untuk bersembahyang bersama di vihara rutan sehari sebelum sidang vonis kasusnya.

Jessica sempat menyatakan kepada ibunda dan penasihat hukumnya, dirinya yakin akan divonis bebas.

Namun, takdir berkata lain pasalnya dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 27 Oktober 2016 .

Jessica terbukti bersalah atas pembunuhan berencana terhadap sahabatnya,Wayan Mirna Salihin.

Lama tak tersorot, kabar baru muncul dari Jessica yang kini tengah menjalani masa tahanan.

Kabar tersebut bahkan membuat mantan pengacara Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan bersedih.

Dikutip dari Grid.Iawl tahun 2020, Otto menjelaskan bila upaya Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Jessica.

"Ya itu putusan hakim harus saya hargai," kata Otto saat dikonfirmasi.

Otto menuturkan, ia tak lagi menangani kasus yang dijalani Jessica.

Otto mengaku Jessica memilih jasa pengacara lain guna mengajukan PK dengan Perkara Nomor 69 PK/PID/2018 itu.

Mendiang Mirna Salihin dan saudari kembarnya
Mendiang Mirna Salihin dan saudari kembarnya (Kolase TribunBogor)

Meski tak lagi menangani kasus Jessica, Otto mengaku sedih mengetahui kabar tersebut.

Otto masih berkeyakinan bahwa kliennya tak terbukti membunuh Mirna

Hal itu lantaran tak ada satupun CCTV yang memperlihatkan Jessica menuangkan racun sianida di minuman yang menyebabkan Mirna tewas.

"Ya saya sedih. Meskipun bukan saya yang nanganin di PK-nya, tetapi saya sedih dan saya tetap masih keyakinan saya tetap," ujarnya.

Dengan ditolaknya PK itu, maka Jessica tetap akan dihukum selama 20 tahun penjara.

Kembaran Mirna sedih

Mngetahui kondisi terbaru Jessica Wongso, kembaran Mirna, yakni Wayan Sandy Salihin mengaku sedih.

Kesedihan itu lantaran ia masih tak bisa melupkaan sosok sang kembaran, Mirna.

Apalagi, di bulan Maret 2021 kemarin, Mirna baru saja berulang tahun.

Sambil melampiran foto bersama Mirna, Sandy Salihin ungkap kerinduannya.

"Happy Birthday Mir. Hope you are happy up there, I love you and I miss you always and forever #happybirthdaytwinnie #neverforget

"Selamat ulang tahun Mir. Aku harap kamu bahagia di atas sana. I love you dan i miss you selalu dan selamanya

selamat ulang tahun kembaran, tidak akan pernah melupakan," tulis Sandy Salihin, kembaran Mirna.

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Heboh Sate Sianida, Ini Kabar Jessica Wongso Pelaku Kopi Sianida, Kembaran Mirna Sedih: Never Forget, https://bogor.tribunnews.com/2021/05/05/heboh-sate-sianida-ini-kabar-jessica-wongso-pelaku-kopi-sianida-kembaran-mirna-sedih-never-forget?page=all.

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved