Breaking News:

Update Harga Karet di Sumsel

Update Harga Karet Tengah Pekan Pertama Mei 2021, Alami Penurunan Tipis

Harga karet alam di Sumatera Selatan Tengah Pekan Pertama Mei 2021 untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mengalami penurunan.

TRIBUNSUMSEL.COM/NANDO
Kebun karet di Desa Sumbu Sari Kecamatan Mesuji Raya Ogan Komering Ilir (OKI). Harga karet alam di Sumatera Selatan Tengah Pekan Pertama Mei 2021 untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mengalami penurunan 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen kembali mengalami penurunan.

"Untuk indikasi harga karet hari ini turun Rp 146 per kg dibandingkan indikasi karet hari, Selasa (4/5) untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Rabu (5/5/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 4 Mei 2021 Rp 20.640 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Rabu (5/5/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 20.494 per kg, artinya ada penurunan Rp 146 per kg dibandingkan harga hari Selasa.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga 14.346 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.296 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.247 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.198 per kg.

Baca juga: Pengaruh Harga Minyak Mentah Dunia Terhadap Harga Karet Sumsel, Ini Penjelasannya

Menurut Rudi, naik turunnya harga karet di Sumsel, dirasakan pengusaha dan petani perkebunan karet setiap hari.

Hal ini disebabkan harga acuan yang dipakai adalah harga FOB Singapore Comodity (SICOM), petani dan pengusaha karet tidak berdaya dalam penentuan harga karet.

"Saat ini harga lelang dan harga kemitraan ditahun 2021 ditingkat petani sudah cukup baik. Harga 1 Kg karet samadengan harga 1 kg beras. Ini sudah sesuai dengan harapan petani karet di Sumsel," katanya 

Namun yang menikmati harga lelang dan harga kemitraan tersebut baru 22 persen dari Jumlah KK atau ada sekitar 279 Unit Pengolahan dan Pemasaran Hasil (UPPB) petani karet di Sumsel atau setara 11.751,25 ton per bulan, dan sisanya masih sangat tergantung dari harga pedagang pengumpul.

Halaman
12
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved