Breaking News:

Berita OKI

Sidang Lanjutan Sindikat Bobol ATM Asal Tulung Selapan OKI, Dituntut 4 Tahun Penjara

Sidang dengan agenda tuntutan bagi keenam orang pelaku bobol ATM BRI kembali digelar Pengadilan Negeri Kayuagung secara virtual, Rabu (5/5/2021) sore.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Sidang dengan agenda tuntutan bagi keenam orang pelaku bobol ATM BRI kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung secara virtual, Rabu (5/5/2021) sore. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -Sidang dengan agenda tuntutan bagi keenam orang pelaku bobol ATM BRI kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung secara virtual, Rabu (5/5/2021) sore.

Seperti biasa, keenam pelaku yakni Aldo Yohanes (19), Ginay Stoven (26), Kelik (53), Yendes Lanindo (25), Jakbar (50), dan Riyes Rapiko (19) mengikuti sidang dari ruang tahanan di Polres Ogan Komering Ilir (OKI).

Dalam sidang dengan agenda tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Fadli SH, menuntut seluruh terdakwa selama 4 tahun penjara.

Baca juga: Vaklingdor Polres OKI Sambangi Lansia di Sekitar Kayuagung, Vaksinasi Hingga Target Tercapai

Berdasarkan proses persidangan perbuatan terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah serta meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tersebut.

"Para terdakwa disangkakan dengan pasal 46 ayat 2 undang-undang No 19 tahun 2016 tentang perubahan hasil Undang-undang nomer 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik junto pasal 55 ayat 1 KUHP,"

"Kemudian pasal 3 nomer 8 tahun 2010 pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," jelas Ketua Majelis Hakim, Eddy Daulata Sembiring di persidangan, Rabu (5/5/2021).

Dikatakan kembali, pidana para terdakwa yaitu penjara masing-masing selama 4 (empat) tahun dan 6 (enam) bulan dikurangi selama dalam tahanan dengan dan denda masing-masing sebesar Rp 100.000.000.00 (seratus juta rupiah) subsidiair 3 (tiga) bulan kurungan.

"Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana ilegal yaitu akses sistem elektronik dan pencucian uang," terang Eddy.

Kemudian persidangan akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pledoi pembacaan pembelaan yang disampaikan para terdakwa.

"Persidangan akan dilanjutkan tanggal 12 April 2021 Minggu depan dengan penyampaian pembelaan," pungkasnya.

Baca juga: Masyarakat Ogan Komering Ilir Diperbolehkan Sholat Idul Fitri di Masjid

Diketahui ke 6 terdakwa ditangkap langsung oleh satuan tim Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (4/10/2020) silam.

Dari penangkapan di Desa Lebung Gajah Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Berhasil diamankan 6 orang tersangka.

"Untuk barang bukti sendiri ada dokumen, mobil 5 unit, motor 4 unit, ada sebuah brangkas dan uang tunai ratusan juta. Sedangkan untuk total kerugian diperkirakan mencapai 855 juta," kata dia.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved