Breaking News:

Berita Prabumulih

Patuhi Surat Edaran Mendagri, Dewan Prabumulih Imbau Pejabat Tidak Lakukan Open House

Wakil Ketua 1 DPRD Kota Prabumulih, H Ahmad Palo SE mengimbau kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih untuk tidak menggelar open house.

TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Wakil Ketua 1 DPRD Prabumulih H Ahmad Palo 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sesuai dengan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Wakil Ketua I DPRD Kota Prabumulih, H Ahmad Palo SE mengimbau kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih untuk tidak menggelar open house.

"Sesuai dengan surat edaran mendagri maka kita mengimbau seluruh pejabat untuk jangan ada lagi open house. Open house bisa kita lakukan diwaktu-waktu yang akan datang," tegas Palo ketika diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/5/2021).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, di zaman teknologi maju saat ini untuk saling bermaafan pada saat hari raya Idul Fitri tidak mesti harus bertemu langsung untuk bersalaman namun bisa melalui media sosial.

"Saat ini tidak mesti bertatap muka langsung, bisa dilakukan via WA (whatsapp) atau secara video call," katanya seraya mengatakan dirinya tahun ini tidak melakukan open house.

Palo mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih yang hendak melaksanakan Salat Ied 1442 H dimasjid untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih, menghidari kerumunan dan selalu menjaga jarak.

"Kita harus tetap menjaga protokol kesehatan, walaupun alhamdulillah walikota sudah mengimbau melalui media bahwa kita disini tidak seperti di Palembang ada pembatasan terkait kegiatan salat ied baik dilapangan maupun di masjid.

Kita inikan diberikan kebebasan untuk tetap melakukan aktivitas itu, cuman berdasarkan surat edaran menteri agama dan kondisi prabumulih sekarang, tentu kita harap ibadah di masjid tetap dilaksanakan dengan mengendepankan protokol kesehatan," bebernya.

Tidak hanya di masjid, Palo juga meminta dan berharap disiplin protokol kesehatan itu dilaksanakan di pusat keramaian seperti pasar-pasar dan lainnya.

"Di pasar itu tempat transaksi yang tidak bisa kita hindarkan karena tradisi, tapitapi protokol kesehatan tetap harus kita kedepankan itu selain untuk kesehatan diri kita pribadi itu jugakan demi keselamatan orang banyak," katanya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM secara tegas mengatakan, hari raya Idul Fitri 1442 H/2021 ini dirinya tidak akan menggelar open house.

"Kita tegaskan tidak akan menggelar open house tahun ini," tegas Ridho.

Orang nomor satu di Kota Prabumulih itu mengaku, dirinya sengaja tidak menggelar open house karena khawatir masyarakat yang hadir jumlahnya membludak.

"Nanti ada alasan membuat buat cluster baru-cluster baru, nanti jadi salah," katanya.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved