Breaking News:

Berita Palembang

Kontraktor Proyek Jalan Cor Pelabuhan Dalam-Indralaya Kembalikan Uang Rp 600 Juta ke Kejati Sumsel

Tersangka kasus dugaan Korupsi Proyek Jalan Cor Pelabuhan Dalam Ogan IlirSadra Nugraha alias Caca kembali mengembalikan uang kerugian negara

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Tersangka kasus dugaan Korupsi Proyek Jalan Cor Pelabuhan Dalam Ogan Ilir, Sumatera Selatan Sadra Nugraha alias Caca kembali mengembalikan uang kerugian negara. melalui penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejati Sumsel, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Tersangka kasus dugaan Korupsi Proyek Jalan Cor Pelabuhan Dalam Ogan Ilir, Sumatera Selatan Sadra Nugraha alias Caca kembali mengembalikan uang kerugian negara, Rabu (5/5/2021). 

Sebelumnya mengembalikan uang Rp.2 miliar, kali ini Caca kembali menyerahkan uang sebesar Rp.600 juta. 

Uang itu diserahkan Caca melalui kuasa hukumnya, Firli Darta ke penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumsel yang selanjutnya akan dititipkan ke pihak bank untuk kemudian dijadikan barang bukti dalam persidangan nanti. 

Baca juga: Kontraktor Proyek Jalan Cor Pelabuhan Dalam-Indralaya Kembalikan Kerugian Negara Rp 2 miliar

Aspidsu Kejati Sumsel, Victor Antonius mengatakan, meski sudah beritikad baik dengan mengembalikan uang kerugian negara, namun proses hukum yang menjerat Caca masih akan terus berjalan. 

"Pengembalian uang negara ini  tidak akan menghapus proses hukumnya.  Sampai saat ini proses hukumnya juga masih terus berjalan dan semoga saja bisa sesegera mungkin dilimpahkan ke pengadilan," ujarnya. 

Berdasarkan hasil audit BPKP Sumsel, diketahui bahwa kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp.3,229 miliar.  

Adapun dugaan modus operandi dalam perkara ini adalah pengurangan volume pada proyek sehingga menimbulkan adanya kerugian negara. 

Atas temuan itu, penyidik Kejati Sumsel menetapkan dua tersangka yakni Fauzi berperan sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan). 

Serta Sadra Nugraha alias Caca yang merupakan kuasa direktur PT Geovani Bersaudara Sukses Abadi dan bertindak sebagai kontraktor dalam proyek tersebut. 

Baca juga: Kejati Sumsel Periksa Alex Noerdin di Jakarta, Terkait Kasus Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

Sementara itu, dari dua tersangka, hingga kini hanya Caca yang diketahui sudah mengembalikan uang kerugian negara. 

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved