Breaking News:

Berita Palembang

Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H Pasar Tetap Ramai, Padahal Palembang Zona Merah

Kalau tidak belanja makan apa nanti orang rumah. Kalau mau beli online harganya tak bisa ditawar. Sedangkan di pasar bisa tawar menawar.

SRIPO/RAHMALIYA
Suasana pasar 26 Ilir yang masih ramai pembeli, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah lokasi pasar tradisional di Kota Palembang seperti di Pasar Km5 dan Pasar 26 Ilir masih padat oleh masyarakat yang berbelanja.

Namun sayangnya, dari pantauan masih banyak warga yang tak mengenakan masker. Masyarakat terlihat santai berbelanja membeli kebutuhan jelang lebaran.

Sari Dewi, pembeli yang ditemui di Pasar 26 Ilir mengungkapkan meski ia cukup khawatir karena banyak kerumunan di pasar namun mau tidak mau ia terpaksa tetap berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kalau tidak belanja makan apa nanti orang rumah. Kalau mau beli online harganya tak bisa ditawar. Sedangkan di pasar bisa tawar menawar. Pulang dari Pasar langsung mandi khawatir takut bawa virus," katanya

Harga-harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil, meski ada pula beberapa harga komoditas yang pelan tapi pasti naik harganya, contohnya harga daging sapi perkilo sudah diangka Rp 140 hingga Rp 150 ribu perkilonya.

Rahmad, salah seorang penjual daging mengatakan Meski Palembang zona merah namun jumlah pembeli yang datang ke lapaknya tak berkurang sama sekali, setiap hari ia masih melayani pembeli yang berbelanja daging sapi untuk masakan berbuka puasa.

"Ada juga yang mulai stok daging, dibekukan di freezer dari seminggu sebelum lebaran. Sebab sering harganya naik kalau sudah H-3 lebaran," ujarnya, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Gubernur Sumsel Herman Deru: Petugas di Lapangan Harus Cerdas dan Cermat Pantau pemudik

Baca juga: THR Cair, Pegadaian Kayuagung Kebanjiran Nasabah Tebus Gadai Emas Jelang Lebaran

Senada, diutarakan Agus pedagang daging ayam di Pasar 26 Ilir. Ia menyebutkan harga daging ayam potong masih belum naik signifikan yakni Rp 33 ribu per kilogram.

Berbeda dengan lebaran tahun lalu, 2021 ini masyarakat lebih banyak belanja ke pasar. Dalam satu hari untuk penjualan menjelang Idul Fitri ini mencapai 200-300 kilogram ayam boiler.

"Harga ayam setiap akan lebaran naik, karena dari agen juga naik. Jelang lebaran ini saya bisa jual Satu kwintal daging ayam perharinya," katanya.

Ia pun berharap tahun ini tetap memperoleh untung meskipun Kota Palembang Zona merah, adanya larangan mudik hingga salat Ied ditiadakan.

"Mudah-mudahan tak sesepi tahun lalu. Tahun ini Alhamdulillah cukup ramai yang belanja," katanya. (sp/rahmaliya)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved