Breaking News:

Hari Paling Mematikan di Dunia Sepanjang Sejarah, 32 Ribu Orang Tewas di India Gegara Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, pertemuan massal, rendahnya tingkat vaksinasi, dan varian baru virus corona yang ganas menyebabkan kasus

Editor: Moch Krisna
(AFP PHOTO/PRAKASH SINGH)
Petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) merawat pasien positif Covid-19 di dalam ruang pertemuan yang sementara diubah menjadi pusat perawatan covid di New Delhi pada 28/4/2021. 

"Kami menghabiskan sepanjang hari mengurangi tingkat oksigen di ventilator dan peralatan lain saat tangki berada pada tingkat yang mengkhawatirkan," kata Dr. Devlina Chakravarty, dari Rumah Sakit Artemis, pinggiran kota Gurugram. 

"Kami melakukan ratusan panggilan telepon dan SMS setiap hari untuk mendapatkan jumlah standar oksigen per hari," katanya.

Manish Prakash, direktur eksekutif Rumah Sakit Mayom, juga di kota Gurugram, mengatakan kepada televisi NDTV.

Bahwa rumah sakit berhenti menerima pasien kecuali orang tersebut membawa tangki oksigen.

Arvind Kejriwal, perdana menteri Delhi, mengatakan bahwa semakin banyak orang yang terinfeksi, memberikan tekanan.

"Gelombang penularan ini sangat berbahaya. Sangat menular dan penderita tidak bisa sembuh dengan cepat. Dalam kondisi ini, penderita perlu ditempatkan di ruang perawatan intensif," kata Kejriwal.(*)

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved