Breaking News:

DPO Dua Tahun, Irdan dari Palembang Angkat Tangan Ketika Dibekuk Polisi

Irdan Assaury (32) DPO kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) warga Jalan Makrayu, Lorong Kiara Kuning, Kelurahan 2 Ilir,

IST
Petugas Ospnal Ranmor pimpinan Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Irdan Assaury (32) DPO kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) warga Jalan Makrayu, Lorong Kiara Kuning, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang berhasil dibekuk oleh tim Beguyur Bae Ranmor Polrestabes Palembang.

Tim Beguyur Bae Ranmor Polrestabes Palembang yang dipimpin oleh Kanit Ranmor, Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor, Ipda Jhony Palapa ini meringkus Irdan pada Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 23.00 malam.

Irdan merupakan DPO Curanmor yang sudah menjadi Target Operasi (TO) kurang lebih dua tahun.

“Dengan dua tangan ke atas, pelaku curanmor ini tidak dapat mengelak lagi setelah petugas menunjukkan bukti-bukti yang ada,” ujar Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail, Rabu (5/5/2021).

Informasi yang dihimpun, aksi curanmor yang dilakukan pelaku terjadi pada Minggu (7/06/2019) sekitar pukul 16.00, di rumah korban yakni Slamet Hariadi (24) yang terletak di jalan Talang Kerangga Loromg Langgar Kelurahan 30 Ilir Kecamayan IB II, Palembang. 

Kronologi awal kejadian, korban dan pelaku sudah saling mengenal. Saat itu pelaku mendatangi rumah korban kemudian meminjam motor kepada korban dengan alasan hendak membeli nasi. 

“Setelah motor dipinjamkan, motor korban pun tidak dikembalikan pelaku. Korban mendatangi rumah pelaku. Namun bukan motornya kembali malah motornya digadaikan pelaku kepada orang lain,” kata Tri.

Atas kejadian ini korban pun mengalami kerugian 1 Unit, bermerk motor Honda Beat dengan nomor polisi 2062 ABC TH 2016 warna putih biru. 

"Pelaku ini merupakan TO kami yang sudah lama buron kurang lebih 2 tahun. Saat keberadaan pelaku berhasil kami endus, saat itu pula kami tangkap pelaku ketika berada di rumahnya,” beber Tri.

Tri mengatakan selain mengamankan pelaku, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa, 1 lembar fotokopi STNK dan 1 fotokopi BPKB motor korban. 

Dan atas ulahnya pelaku akan dijerat pasal 372 KUHP, pengelapan motor dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. 

Irdan, ketika ditemui di ruang piket Reskrim Polrestabes, Palembang mengakui perbuatannya.

“Sudah lah pak itu, saya juga tidak menyangka mau ditangkap. Uang hasil gadai dan penjualan motor, saya pakai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," katanya. (Elm)

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved