Breaking News:

Update Harga Karet Sumsel

Mendekati Hari Lebaran, Harga Karet di Sumsel Terus Mengalami Kenaikan

Mendekati Hari Raya Lebaran, harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami kenaikan. Tren positif ini telah terjadi awal bulan Mei kemarin.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Petani Karet Sumsel sedang Menyadap. Mendekati Hari Raya Lebaran, harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami kenaikan. Tren positif ini telah terjadi awal bulan Mei kemarin. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mulai naik.

"Untuk indikasi harga karet hari ini naik Rp 109 per kg dibandingkan indikasi karet hari, Senin (3/5) untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 4 Mei 2021 Rp 20.531 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Selasa (4/5/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 20.640 per kg, artinya ada kenaikan Rp 109 per kg dibandingkan harga hari Senin.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga 14.448 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.384 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.320 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.256 per kg.

Menurut Rudi, naik turunnya harga karet di Sumsel, dirasakan pengusaha dan petani perkebunan karet setiap hari.

Baca juga: Harga Karet Sumsel di Penghujung Bulan April 2021 Terus Mengalami Kenaikan

Hal ini disebabkan harga acuan yang dipakai adalah harga FOB Singapore Comodity (SICOM), petani dan pengusaha karet tidak berdaya dalam penentuan harga karet.

"Saat ini harga lelang dan harga kemitraan ditahun 2021 ditingkat petani sudah cukup baik. Harga 1 Kg karet samadengan harga 1 kg beras. Ini sudah sesuai dengan harapan petani karet di Sumsel," katanya 

Namun yang menikmati harga lelang dan harga kemitraan tersebut baru 22 persen dari Jumlah KK atau ada sekitar 279 Unit Pengolahan dan Pemasaran Hasil (UPPB) petani karet di Sumsel atau setara 11.751,25 ton per bulan, dan sisanya masih sangat tergantung dari harga pedagang pengumpul.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved