Breaking News:

Larangan Mudik

Dirlantas Polda Sumsel Tegaskan Bakal Kandangkan Mobil Pemudik yang Ketahuan

Larangan mudik sudah ditegaskan Mendagri Tito Karnavian. Penegasan larangan mudik ini, menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk melakukan penindakan

DOKUMEN POLDA SUMSEL
Kombes Pol CF Hotman Sirait ketika mendampingi Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Istiono. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Larangan mudik sudah ditegaskan Mendagri Tito Karnavian. Penegasan larangan mudik ini, menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap masyarakat yang tetap melakukan aktivitas mudik.

Sanksi putar balik hingga pengandangan kendaraan akan dilakukan, bila masih ada masyarakat yang tetap berupaya melakukan mudik. 

"Kami Polri, berpatokan dengan instruksi pemerintah pusat dan Mendagri mengenai larangan mudik dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang. Bila tetap membandel, jangan menyesal bila kami minta putar balik hingga kendaraannya kami kandangkan," ujar Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol CF Hotman Sirait, Selasa (4/5/2021).

Saat ini, seluruh jajaran sudah mulai mendirikan pos sekat, pos pengamanan dan pos pelayanan. Meski tidak ada aktivitas mudik, tetapi Polda Sumsel tetap mendirikan pos pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang ada di seputaran pos tersebut.

Selain mendirikan pos sekat, pos pengamanan dan juga pos pelayanan, anggota gabungan juga dikerahkan. Setidaknya hampir 3.000 personil gabungan akan dikerahkan untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik lebaran. 

"Sebagain pos sekat pos pengamanan dan pos pelayanan sudah didirikan. Pada Tanggal 5 Mei mendatang, personil gabungan sudah standby di pos masing-masing dan langsung melaksanakan tugasnya," jelas Hotman. 

Lanjut Hotman, tindakan tegas berupa putar balik dan juga pengandangan kendaraan harus dilakukan. Tindakan ini, sebagai langkah untuk mencegah adanya aus mudik yang akan dilakukan masyarakat.

Ini bukan untuk mempersulit masyarkat, namun menurut Hotman tindakan ini sebagai komitmen Polri mendukung instruksi pemerintah terkait larangan mudik lebaran dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang. 

"Kami himbau kepada masyarakat, lebih baik stay di rumah. Karena, kondisi pandemi saat ini terlebih di Sumsel sejumlah wilayah masuk zona merah. Jaga diri dan keluarga, tahan diri untuk mudik demi kebaikan bersama," pungkasnya. 
 

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved