Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Satgas Covid-19 : Larangan Mudik Keputusan Presiden, Berlaku Untuk Seluruh Masyarakat Indonesia

Doni juga menegaskan bahwa keputusan pemerintah melarang mudik lebaran adalah keputusan negara dari Presiden Joko Widodo

Warta Kota/Mochammad Dipa
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menjelaskan, keputusan tentang larangan mudik diambil melalui berbagai macam pertimbangan, masukan, dan data-data perkembangan Covid-19 satu tahun terakhir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Aktivitas masyarakat mencuri start mudik telah mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah, terutama di Sumatera.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan kepada seluruh pejabat di Pulau Sumatera, untuk betul-betul melakukan evaluasi secepat mungkin, jangan sampai terlambat.

Selain itu, Doni juga menegaskan bahwa keputusan pemerintah melarang mudik lebaran adalah keputusan negara dari Presiden Joko Widodo.

Ia mewanti-wanti para pejabat daerah untuk tak membuat narasi yang berbeda terkait larangan mudik ini.

"Keputusan dilarang mudik ini mohon kiranya narasinya adalah narasi tunggal. Tidak boleh ada pejabat mana pun yang berbeda narasinya dari narasi pusat," kata Doni usai rapat terbatas dengan Presiden dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/5/2021).

"Ini adalah keputusan politik negara, Kepala Negara adalah Bapak Presiden Jokowi," tuturnya.

Doni mengatakan, keputusan tentang larangan mudik diambil melalui berbagai macam pertimbangan, masukan, dan data-data perkembangan Covid-19 satu tahun terakhir.

Baca juga: BREAKING NEWS: Final, Pemerintah Tegaskan Mudik Lokal 2021 di Sumsel Resmi Dilarang

Ia meminta seluruh elemen mengikuti arahan ini demi mencegah penyebaran virus corona. Doni tak ingin, mudik menyebabkan lonjakan Covid-19 seperti yang terjadi pasca Lebaran tahun lalu.

"Kalau kita biarkan seperti tahun lalu kita terlambat memberikan pengumuman, maka akan terjadi peningkatan kasus 93 persen diikuti juga dengan angka kematian yang relatif cukup tinggi," ujarnya.

Meski pemerintah telah menyatakan pelarangan, Doni mengungkap, masih ada 7 persen masyarakat yang nekat hendak mudik.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved