Breaking News:

Kasus Antigen Bekas di Kualanamu

Sosok Picandi Mosko Manager Kimia Farma, Dikenal Orang Kaya, Sedang Bangun Rumah Baru

Picandi yang menjabat sebagai Business Manager Laboratorium Kimia Farma untuk wilayah Medan ini ditangkap bersama empat orang lainnya.

Kompas.com/ Dewantoro
Picandi Mosko (PC) yang merupakan Bussines Manager PT Kimia Farma dan 4 pegawainya ditetapkan sebagai tersangka kasus daur ulang alat kesehatan rapid test antigen di Bandara Kualanamu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Picandi Mosko (45 tahun) warga Griya Pasar Ikan Jalan Lohan Blok A No. 14-15 Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau, Sumsel, ditetapkan tersangka kasus antigen daur ulang (bekas).

Picandi yang menjabat sebagai Business Manager Laboratorium Kimia Farma untuk wilayah Medan ini ditangkap bersama empat orang lainnya.

Mereka diketahui menggunakan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu Medan Sumatra Utara (Sumut).

Selama 11 tahun tinggal di wilayah perumahan Griya Pasar Ikan Picandi sudah dikenal warga sekitar bekerja di Kimia Farma.

Namun, warga sekitar jarang bertemu secara langsung.

Picandi selama ini pulang ke Lubuklinggau paling lama hanya dua sampai tiga hari dan kemudian kembali pergi bekerja.

"Kami taunya bekerja di Kimia Farma, tapi sejak kapan dia (Picandi) bekerja kami tidak tahu, paling bertemu lebaran saat silaturahmi ke rumahnya," ungkapnya No warga sekitar pada wartawan, Sabtu (30/4/2021).

Menurutnya selama ini Picandi dikenal warga sekitar sebagai keluarga yang berkecukupan.

Warga mengetahui kendaraan pribadinya di rumahnya ada empat dengan berbagai jenis.

"Kami tahunya memang orang kaya kerja di Kimia Farma, mobilnya saja kalau tidak salah ada empat, tapi kami tidak tau jenisnya apa saja, taunya memang kaya," tambahhnya.

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved