Breaking News:

Berita Kriminal OKUS

Begal di OKUS Dorong Korban ke Jurang Hingga Tewas, 1 dari 4 Pelaku Masih Pelajar SMA

Seorang warga Ogan Komering Ulu Selata tewas setelah didorong ke jurang oleh pelaku begal.

Sripo/ Alan Nopriansyah
Pelajar yang membegal di OKU Selatan diamankan polisi dan mendorong korbannya hingga masuk jurang. Tiga rekannya masih diburu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Seorang warga Ogan Komering Ulu Selata tewas setelah didorong ke jurang oleh pelaku begal.

Korban diketahui bernama Chandra (43) saat itu berusaha mengejar pelaku begal. Aksi begal ini terjadi di Jalan Raya di Desa Serakat Jaya Kecamatan Buay Pemaca, Sabtu (24/4/2021) pukul 13.30 WIB.

Satu dari empat kawanan perampok bersenjata api (bersenpi) yang beraksi membegal di OKU Selatan itu ditangkap Polres OKU Selatan. Pelaku diketahui masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Informasi dihimpun, kawanan begal tersebut melakukan pembegalan disertai tindakan kekerasan terhadap korbannya dua orang perempuan. Tak hanya itu satu orang warga menolong melakukan pengejaran tewas jatuh ke jurang didorong pelaku.

Seorang pelaku yang berhasil diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres OKU Selatan adalah HP (15) warga Desa Negeri Pakuan Kecamatan BP Peliung OKU Timur. Sementara 3 orang lainnya masih dalam pengejaran alias buron .

Selain menimbulkan korban tindakan jiwa empat orang kawanan begal menyebabkan dua orang perempuan (korban-red) Chairunisa Binti Hazairin (23) yang saat itu membonceng bibinya Cikning Binti Karim (51) mengalami luka-luka lebam dan lecet.

Pembegalan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat BG 2108 VR dari Kota Muaradua. Keponakan dan bibi tersebut hendak pulang menuju desanya Desa Jagaraga Kecamatan Buana Pemaca yang kebetulan melewati TKP.

Nahas bagi keduanya, saat melintas di lokasi di Jalan Raya di Desa Serakat Jaya, dipepet oleh dua orang tal dikenal mengendarai sepeda motor yang tak lain pelaku kejahatan begal.

Pelaku yang terus memepet kedua korban dengan berupaya mematikan kontak sepeda motor milik korban sembari menodongkan senjata api (senpi) meminta korban berhenti.

Alhasil, sepeda motor korban berhasil dimatikan dan sepeda motor didorong jatuh dengan ditendang oleh pelaku. Korban sempat mempertahankan sepeda motor akan dibawa kabur oleh pelaku.

Halaman
12
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved