Berita Selebriti

Ada Cerita di Balik Asri Welas Casting Memerankan Welas di Sinetron Suami-Suami Takut Istri

Siapa sangka, ada cerita lucu saat casting untuk memerankan Welas, sosok perempuan jawa lemah-lembut tetapi lucu saat marah kepada suaminya, Tigor.

Editor: Moch Krisna
YouTube
Ada Cerita di Balik Asri Welas Casting Memerankan Welas di Sinetron Suami-Suami Takut Istri, Kamis (29/4/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ada cerita getir dan lucu saat Asri Welas dicasting untuk memerankan Welas di sitkom Suami-Suami Takut Istri yang melejitkan namanya. 

Asri Welas yang bernama asli Asri Pramawati ini adalah seorang aktris yang mulai berkarier sejak 1998.

Namanya makin mencuat setelah memerankan tokoh Welas dalam sitkom Suami-Suami Takut Istri dari 2007 hingga 2010.

Siapa sangka, ada cerita lucu saat casting untuk memerankan Welas, sosok perempuan jawa lemah-lembut tetapi lucu saat marah kepada suaminya, Tigor.

Sosok Welas demikian kuat hingga akhirnya citra itu lebih kuat.

Namun semua itu dilalui Asri Welas dengan cerita getir dan lucu. 

Lewat program Ngobrak (Ngobrol Ngacak) di kanal YouTube Gofar Hilman, rilis pada Kamis (29/4/2021), Asri Welas mengisahkan cerita itu. 

Mulanya, setelah jadi model, Asri menceburi dunia akting setelah melihat rekan seprofesinya seperti Indah Kalalo dan Catherine Wilson merambah ke dunia lakon.

Namun Asri Welas mengaku beribu ikut casting tetapi ditolak, hingga dapat satu casting yang mengantarkan namanya jadi seperti sekarang. 

Suatu ketika, Asri mendatangi kantor Multivision Plus, rumah produksi Suami-Suami Takut Istri untuk casting, pada pukul 11.00.

Jauh-jauh datang dari Cibubur, Asri mendaftarkan casting.

Namun casting-nya tertunda hingga malam, karena Jihan Fahira dan Bella Saphira datang mau syuting.

Asri terpaksa menunggu lagi hingga pukul 18.00 setelah sempat keluar cari makan dan tiba aktris Vira Yuniar untuk syuting.

Sempat ciut nyali, Asri menghubungi ibunya, tetapi ibunya tetap menyemangati karena yakin anaknya lulus casting.

Lalu, datanglah seorang laki-laki berbaju bolong-bolong ke ruang casting dan menanyakan Asri.

Menanti selama 7 jam mengubah suasana hati Asri jadi emosi.

Kepada pria berbaju bolong itu, Asri tetap menyebut diri orang Tanjungpriok meski logat Jawanya tetap kental.

Lantaran Asri dengan kelurganya berbicara bahasa Jawa.

Pria berbaju robek itu mengaku sebagai tukang lampu.

Tiba saatnya Asri di-casting.

Meski berkali-kali Asri hendak mengenalkan diri, orang casting terus menghalanginya.

Belum lagi, orang castiing menyuruh Asri melepaskan bulu mata.

Penampilan Asri yang maksimal berubah tatkala disuruh mengikat rambut dengan gaya rambut cepol dan disuruh ganti baju daster.

Tahu disuruh berperan sebagai pembantu, Asri menghubungi ibunya lagi untuk pulang.

Tetapi sang ibu keukeuh menyuruhnya tetap bertahan.

Seketika, Asri saat itu sudah merasa malas sambil berkata ketus karena tak berharap lulus.

Saat diserahkan skrip, Asri malah tak dibolehkan menghafal.

Makin jadi dan makin capek, nada berbicara Asri jadi ketus dan lemas, seperti Welas menuturkan kepada Tigor.

"(Mengulangi ucapan dalam skrip) 'Elah dalah, Bang Tigor,' kesel nggak loe?" tutur Asri melempar tisu mengenang cerita casting itu.

Namun, justru cara bicara Asri saat casting itu disukai orang yang meng-casting Asri.

Padahal saat itu, Asri sudah kesal hingga tak mau berekspresi.

Penderitaan Asri belum selesai, tatkala Tigor yang jadi pasangan berlakonnya nanti datang.

Melihat bentuk badan Tigor yang kekar, nyali Asri menciut sebentar.

Di depan Gofar Hilman, kemudian Asri mencontohkan lagi saat disuruh mau marah kepada Tigor.

Kian kesal, Asri me-reka ulang saat disuruh marah dengan melemparkan sandalnya. 

Sama seperti pada adegan Welas marah dengan Tigor yang ketahuan menggodai tetangga cantik dalam sitkom legendaris itu. 

Sementara Asri panas hati, para kru yang meng-casting-nya tertawa terbahak-bahak dengan kelakuan Asri yang bukan akting.

Terlebih Asri Welas lebih kaget lagi. 

Tak dinyana, pria berbaju bolong yang semula mengaku tukang lampu adalah sutradara Suami-Suami Takut Istri, almarhum Sofyan D Surza.

Sofyan D Surza yang meninggal tahun 2015 menyutradarai Ada Apa dengan Cinta dan Bajaj Bajuri.

Dari situ, Asri belajar untuk tidak memandang rendah orang lain dari penampilan semata.

Apalagi almarhum Sofyan D Surza-lah yang memilih Asri meski sempat bersikap pahit karena kesal. 

Barulah enam bulan kemudian, Asri dikabari untuk memerankan Suami-Suami Takut Istri.

Ternyata Asri mengaku dirinya dipilih memerankan Welas karena karakter, bukan cantik.

Ada satu ucapan almarhum Sofyan D Surza yang diingat betul oleh Asri Welas saat syuting masih berdandan seperti model, profesi sebelumnya. 

Melihat Asri yang masih membawa cara kerja model, almarhum Sofyan memarahinya.

"Heh, kamu tau nggak?? Potong kuping saya, kalo nggak kamu nyelamin jadi Welas, kamu nggak dipanggil Asri Welas," sergah Sofyan.

"Nggak ada lagi Asri Pramawati (nama asli Asri Welas)! Kamu tuh Asri Welas kalo kamu bener-bener nyelamin peran ini," lanjut Sofyan. 

"Jadi apa adanya di peran kamu, itu udah pasti dihargain orang. Hapus! (riasannya)," tutup Sofyan dituturkan ulang oleh Asri.

Tak menyangka, ucapan almarhum Sofyan D Surza terbukti.

Saksikan mulai dari menit 40:00

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved