Breaking News:

Pasutri Bandar Narkoba Muratara Dituntut Seumur Hidup, Pemilik 2 Kg Sabu-sabu

Empat terdakwa bandar dan kurir narkotika dengan barang bukti 2.109 gram sabu-sabu dituntut pidana penjara seumur hidup

EKO HEPRONIS
Empat terdakwa saat menjalani sidang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muara Beliti, Kamis (29/4/2021). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-- Empat terdakwa bandar dan kurir narkotika dengan barang bukti 2.109 gram sabu-sabu dituntut pidana penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri kelas II A Lubuklinggau ini dilaksanakan secara Virtual dengan diikuti oleh keempat terdakwa dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muara Beliti, Kamis (29/4/2021).

Dalam sidang tersebut JPU Kejari Lubuklinggau Agrin Nico Reval dan Rianto Ade Putra membacakan tuntutan secara langsung kepada keempat terdakwa Andre Giopano (23 tahun),  Elfin Heryadi (38 tahun), Dial Sasmita (30 tahun) dan Edi alias Dit (41 tahun).

Menurut Jaksa Rianto Ade Putra saat membacakan tuntutan kepada empat terdakwa hal yang memberatkan mereka adalah karena terbukti melakukan tindak pidana percobaan atau pemufakatan jahat.

"Keempatnya terbukti melakukan tindak pidana narkotika dan prekusor narkotika tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan satu yang  bukan dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 5 gram," ujar Jaksa dalam persidangan.

Jaksa menilai keempat terdakwa terbukti bersalah melanggar  pasal 114 ayat 2 UUD RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Juru bicara Kejari Lubuklinggau, Kasi inteligen Aan Tomo didampingi Kasi Pidum Firdaus Affandi mengatakan, alasan keempat terdakwa dituntut seumur hidup karena barang bukti yang ditemukan mencapai 2 Kg lebih.

"Mereka merupakan jaringan kelas kakap, karena berdasarkan pengembangan jumlah sabu yang mereka edarkan mencapai 5 kg, 3 kg telah mereka edarkan lebih dahulu, sementara yang berhasil diamankan hanya 2 Kg dan 6000 butir ekstasi," ungkapnya.

Selain itu, hal yang memberatkan lainnya adalah keempat terdakwa telah menikmati hasil penjualan sabu-sabu dan terakhir setiap dilakukan pemeriksaan keempat terdakwa selalu berbelit-belit.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved