Breaking News:

Inilah Pengakuan Nenek Penganiaya Pengamen Cilik yang Viral di Palembang

Suryani (46) hanya bisa menangis pasrah meratapi nasibnya yang kini harus berurusan dengan hukum. 

SHINTA
Suryani (46), nenek yang tega memukul cucunya sendiri TK (8), seorang bocah pengamen jalanan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di penjara 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Suryani (46) hanya bisa menangis pasrah meratapi nasibnya yang kini harus berurusan dengan hukum. 

Suryani adalah tersangka kekerasan terhadap bocah pengamen di Palembang yang videonya viral di sosial media. 

Belakangan diketahui bahwa korban yang berinisial TK (8) tak lain adalah cucu kandungnya. 

"Dia (korban) dari usai 3 hari sudah tinggal sama saya. Orangtuanya sudah bercerai lama dan sudah menikah lagi," ujar Suryani saat ditemui, Kamis (29/4/2021). 

Dikatakannya, tindak kekerasan sebagaimana tersebar di sosial media dikarenakan rasa panik sebab saat itu ada petugas Satpol PP. 

Sedangkan cucunya berada di seberang jalan yang ditakutkannya akan ditangkap petugas. 

"Waktu itu saya baru datang, terus dikasih tahu teman lagi ada mobil dinas yang lewat. Maksud saya jangan nyebrang, takut ditangkapnya. Tapi cucu saya malah diseberang, saya takut dia ditangkap," ujarnya. 

"Tapi memang saat itu dia menyodorkan uang ke saya. Karena saya masih kesal, jadi saya pukul dia," katanya menambahkan. 

Di hadapan petugas, Suryani mengakui perbuatannya yang sudah tega menyuruh cucu kandungnya itu untuk mengamen. 

Sempat mengaku baru seminggu, kini secara gamblang ia berujar sudah dua tahun menjadikan cucunya pengamen jalanan. 

Halaman
123
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved