Breaking News:

Berita Kriminal Banyuasin

Polres Banyuasin Gagalkan Penyelundupan 86.900 Benih Lobster, Siap Kirim dari Bengkulu ke Vietnam

Polres Banyuasin menggagalkan penyelundupan puluhan ribu benih lobster dari Bengkulu yang rencananya akan diselundupkan ke Vietnam.

TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi didampingi Wakapolres, Kompol Yenni Diarty, dan Kasatres, AKP M Ikang Adi Putra saat menggelar rilis penangkapan pelaku penyelundupan benih lobster, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polres Banyuasin menggagalkan penyelundupan puluhan ribu benih lobster dari Bengkulu yang rencananya akan diselundupkan ke Vietnam.

Setidaknya, benih lobster yang diselundupkan sebanyak 86.900 ekor. Penyelundupan benih lobster ini digagalkan Satreskrim Polres Banyuasin dipimpin Kasat Reskrim, AKP M Ikang Adi Putra, Senin (26/4/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tempat kejadian perkara di Jalan lintas Tanjung Api - Api, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Jhony Irawan warga Jalan Jenderal Sudirman, Dusun 4 Desa Widodo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas yang bertugas sebagai sopir juga ikut diamankan Satreskrim Polres Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi didampingi Wakapolres Kompol Yenni Diarty menjelaskan, ungkap kasus penyelundupan benih lobster dari Bengkulu ini, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bila akan ada kendaraan yang bermuatan Benih Bening Lobster (BBL).

"Kami langsung melakukan penyelidikan. Jalan lintas mulai dari Jalan lintas Betung - Pangkalan Balai hingga ke Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin dilakukan penyekatan," kata Imam, Rabu (27/4/2021).

Pukul 22.15 WIB, di Jalan Lintas Tanjung Api-Api Desa Gasing Kecamatan Talang Kelapa melintas mobil pikap nopol BG 8037 GE yang diduga membawa BBL. Pengejaran langsung dilakukan hingga mobil berhenti.

Saat berhenti, polisi langsung melakukan penggerebekan. Saat diperiksa, BBL ini disembunyikan di dalam kotak streofoam di bawah tumpukan drum serta jeriken kosong. Ketika dibuka kotak streofoam, ditemukan 25 plastik bening yang berisikan benih bening lobster.

"Tersangka sempat mengatakan hanya membawa bibit ikan lele. Tetapi anggota melakukan pemeriksaan lebih detil dan ditemukan 12 kotak styrofoam yang berisikan benih lobster," ungkapnya.

Dari pengakuan sopir, benih bening lobster dibawanya dari Kota Bengkulu menuju Dermaga Sungsang. Dari Sungsang, baru akan dikirim ke Vietnam.

Setidaknya, selain sopir polisi mengamankan 12 kota sterofoam berisi 86.900 ekor benih bening lobster yang terbungkus dalam 273 kantong. Bila BBL ini berhasil diselundupkan, setidaknya negara mengalami kerugian Rp 8,9 miliar.

"Tersangka kami kenakan Pasal 88 jo, Pasal 16 ayat (1) atau pasal 92 jo. Pasal 26 ayat (1) UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan," pungkas Imam.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved