Breaking News:

Berita Muaraenim

Pemkab Mulai Rintis Jalan Lingkar Muara Enim - Tanjung Enim, Sepanjang 20 KM

Pemkab Muara Enim akan merintis pembangunan jalan alternatif Simpang Desa Kepur Kecamatan Muara Enim - Simpang Karso Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul

SRIPOKU/ARDANI
Plt Sekda Muara Enim Drs H Emran Thabrani MSi menyampaikan rencana pemkab merintis pembangunan jalan alternatif Simpang Desa Kepur Kecamatan Muara Enim - Simpang Karso Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul sepanjang sekitar 20 km. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM---Untuk mengantisipasi putusnya jalan negara Muara Enim - Tanjung Enim,

Pemkab Muara Enim akan merintis pembangunan jalan alternatif Simpang Desa Kepur Kecamatan Muara Enim - Simpang Karso Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul sepanjang sekitar 20 km.

"Rencana tersebut sudah di era Bupati Muara Enim Kalamudin, namun sampai sekarang belum terealisasi, padahal jalan tersebut sangat urgen jika melihat kondisi saat ini," kata Plt Sekda Muara Enim Drs H Emran Thabrani MSi, Selasa (27/4/2021).

Menurut Emran, rencana jalan lingkar Simpang Desa Kepur Kecamatan Muara Enim - Simpang Karso Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul tersebut merupakan jalan alternatif menghubungkan kota Muara Enim dengan kota Tanjung Enim.

Baca juga: Pemkab Muaraenim Akan Hibahkan Lahan Untuk Pembangunan RS Bhayangkara 2

Sebab jika melihat kondisi jalan negara yang ada saat ini, sudah sangat memprihatinkan selain agak sempit untuk ukuran jalan negara, juga sangat rawan longsor.

Jika ada pesta, kecelakaan atau sebagainya di jalur tersebut akan membuat kemacetan yang sangat panjang, sebab tidak alternatif lain untuk jalur Muara Enim - Tanjung Enim.

Belum ditambah jalur tersebut sudah sangat padat dengan kendaraan bertonase berat, ditambah letak jalan tersebut diapit dengan Sungai Enim dan jalur rel Kereta Api sehingga sangat rawan longsor.

"Lihat saja, hampir tiap tahun pemerintah melakukan perbaikan jalan longsor. Berapa banyak uang yang telah dikucurkan untuk membuat berongjong penahan yang mungkin biayanya bisa membuat jalan alternatif tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Kelurahan Pasar I Muara Enim Minta Palang Pintu Perlintasan

Setelah jalan alternatif tersebut terealisasi, lanjut Emran, rencananya akan diserahkan ke pemerintah pusat untuk dijadikan jalan nasional untuk dilintasi kendaraan bertonase besar.

Sedangkan jalan yang lama diperuntukkan untuk kendaraan bertonase ringan seperti jenis minibus, sedan dan lain-lain

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved