Kapal Selam Hilang Kontak
Mengenal Komandan KRI Nanggala Letkol Laut Heri Oktavian, Dipercaya Jadi RT di Tempat Tinggal
Heri baru setahun menetap di rumah dinas bersama istri dan kedua anaknya, namun sudah mendapat kepercayaan dari warga untuk menjadi Ketua RT 02
TRIBUNSUMSEL.COM, SURABAYA-Muda, cekatan, dan ramah, demikian sosok Komandan KRI Nanggala Letkol Laut (P) Heri Oktavian, di mata tetangganya.
Heri baru setahun menetap di rumah dinas bersama istri dan kedua anaknya, namun sudah mendapat kepercayaan dari warga untuk menjadi Ketua RT 02.
Ia tinggal di Kompleks Kenjeran, Sukolilo Baru, Surabaya.
Ketua RW 04 Sukilolo Baru, Bulak, Surabaya, Anggoro Wicaksono mengatakan, Heri dikenal warga sebagai sosok baik.
"Orangnya baik, walaupun kami intensitas bertemunya jarang. Baru setahun jabat Ketua RT, karena corona ini ya belum bisa bertemu intens," pungkas Anggoro.
Hal senada disampaikan tetangga Heri, Budiman. Purnawirawan TNI itu menyebut, Heri masih muda, cekatan, dan rajin.
Hal itu membuat warga setempat meminta Heri menjabat sebagai Ketua RT 02.
Baca juga: Mohon Didoakan Semoga Lancar Bertugas, Pinta Serda Guntur Sebelum Berlayar dengan KRI Nanggala
"Anaknya masih kecil-kecil, belum sekolah, dua perempuan semua. Masih muda dan menjabat sebagai RT," tuturnya.
Setiap pagi, ungkap Budiman, Heri juga rajin berolahraga, seperti lari berkeliling permukiman sekitar rumah.
Terkadang, Heri juga bersepeda.
"Orangnya cekatan, karena masih muda. Orangnya rajin. Suka olahraga pagi. Lari di sekitar sini, kadang juga sepeda ontel, kadang jalan," jelasnya.
Budiman mendengar kabar kapal selam itu hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) malam.
Usai menunaikan shalat tarawih, kabar itu mengagetkan istri Heri dan tetangganya.
"Saya tahu beritanya, kemarin. Saya lihat kok ramai, ternyata kapalnya Pak Heri lost contact. Langsung kami umumkan di masjid, lalu doa bersama dengan warga," jelasnya.
Kapal selam berjuluk monster laut, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pukul 04.25 WITA. KRI Nanggala 402 hilang kotak saat menggelar latihan kapal selam TNI AL di Laut Bali dengan membawa 53 personel.