Breaking News:

Jadikan Pelajaran Ratusan Ribu Positif Corona di India, Masih Nekat Mau Mudik?

Kabid Humas Polda Sumsel  Kombes Pol Drs Supriadi MM mengharapkan masyarakat untuk tidak mudik lebaran 2021 untuk mencegah penyebaran Corona.

Tribunnews
ILUSTRASI mudik Lebaran. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Pemerintah memutuskan peniadaan libur panjang untuk perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 agar program vaksinasi Covid-19 dapat berlangsung optimal.

Keputusan tersebut berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 bagi seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri.

Untuk mendukung kebijakan itu, Kepolisian Republik Indonesia menyiapkan rencana pengamanan Lebaran Idul Fitri 2021 dengan menggelar Operasi Ketupat yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, salah satunya melakukan penyekatan wilayah.

"Yang jelas dalam kegiatan pengamanan mudik lebaran Polri akan gelar operasi ketupat, dan tentunya rencana operasi ketupat yang akan dilaksanakan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah tersebut," kata Kabid Humas Polda Sumsel  Kombes Pol Drs Supriadi MM  diruang kerjanya, Kamis (22/04/2021).

Ia menyampaikan masyarakat tentu dapat melihat dari media tentang mayat bergelimpangan, obat menipis, oksigen habis, ratusan ribu positif Corona telah terjadi di India.

"Tentunya akan timbul pertanyaan pada diri kita ? apakah kita masih nekat mudik? Jangan sampai kejadian tersebut menimpa negeri yang kita cintai Indonesia," ucap Supriadi

Ia mengharapkan kejadian yang terjadi di tempat lain dapat menjadi bahan renungan bagi warga dan masyarakat yang masih nekat mau mudik.

"Sebelum memutuskan beli tiket, tolong tengok dulu kondisi yang terjadi di India. Negara Bollywood itu, kini sedang dilanda tsunami Corona gelombang kedua, "

"Ratusan ribu orang terpapar. Ribuan orang meninggal setiap harinya. Rumah sakit kewalahan. Oksigen yang digunakan untuk menyambung nyawa, habis"

"Mayat pun bergelimpangan hingga dibakar di jalan-jalan. Semoga, Corona di Indonesia yang saat ini sedang landai tak ikut ngamuk seperti di India. Amin," tambah Supriadi

Halaman
1234
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved